BANTAENGNEWS.COM — Serikat Perjuangan Buruh Indonesia Perumda Tirta Eremerasa Bantaeng (SPBI PAM TE) menyampaikan rencana aksi demonstrasi terkait isu kembalinya mantan Direktur PDAM, Suwardi, untuk kembali memimpin perusahaan daerah tersebut.
Dalam surat pemberitahuan aksi yang ditujukan kepada Kapolres Bantaeng melalui Kasat Intelkam, SPBI PAM TE secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana tersebut.
Mereka juga menyatakan dukungan terhadap pernyataan Bupati Bantaeng yang meminta agar Suwardi segera dinonaktifkan secara definitif dari jabatannya.
Aksi demonstrasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Lokasi aksi akan dipusatkan di Kantor PDAM Bantaeng, dengan titik kumpul massa di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bantaeng.
Koordinator lapangan aksi, Sugianto Jafar, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk sikap tegas buruh dalam merespons dinamika kepemimpinan di tubuh PDAM.
Ia menegaskan bahwa pihaknya menolak kembalinya Suwardi sebagai direktur dan mendesak adanya keputusan yang jelas terkait status nonaktif yang bersangkutan.
SPBI PAM TE berharap aksi tersebut dapat menjadi perhatian pihak terkait serta mendorong adanya keputusan yang berpihak pada kepentingan organisasi dan pelayanan publik.












