Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Pasca Sorotan Publik, Tambal Sulam Jalan Nasional di Bantaeng Kembali Diperbaiki

BANTAENGNEWS.COM – Pekerjaan tambal sulam pada ruas jalan nasional di Kabupaten Bantaeng yang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat dan lembaga sosial kemasyarakatan, kini kembali mendapat penanganan perbaikan dari pihak kontraktor pelaksana.

Sebelumnya, Ketua Pemuda LIRA Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim, bersama Ketua LSM Aspirasi, Nasrum Naba, menyoroti kualitas hasil pekerjaan tambal sulam yang dikerjakan pada Mei 2026 lalu. Sorotan tersebut muncul setelah adanya laporan warga terkait insiden kecelakaan tunggal yang terjadi di sekitar ruas jalan yang telah dilakukan perbaikan.

Menanggapi laporan tersebut, Andi Yusdanar Hakim menyampaikan bahwa pengawasan terhadap proyek infrastruktur merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang bertujuan memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar teknis, mutu konstruksi, dan aspek keselamatan pengguna jalan.

“Kritik yang disampaikan bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor infrastruktur jalan,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pihak kontraktor kembali melakukan pembenahan terhadap sejumlah titik tambal sulam pada tanggal 6 Juni 2026. Langkah tersebut dinilai sebagai tindak lanjut atas berbagai masukan yang berkembang di tengah masyarakat.

Secara visual, kondisi ruas jalan nasional yang sebelumnya menjadi perhatian kini tampak lebih baik dibandingkan sebelumnya. Permukaan jalan terlihat lebih rata dan rapi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan berkendara serta meminimalkan potensi gangguan terhadap keselamatan lalu lintas.

Andi Yusdanar Hakim mengapresiasi respons pihak pelaksana yang kembali turun ke lapangan untuk melakukan penyempurnaan pekerjaan. Menurutnya, sikap terbuka terhadap kritik dan masukan publik merupakan bagian dari prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan.

Masyarakat berharap pengawasan dan evaluasi terhadap pekerjaan infrastruktur jalan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga, sehingga mampu memberikan manfaat optimal bagi pengguna jalan dan mendukung kelancaran aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.