Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Kelompok Tani Jadi Indikator Utama Kinerja Penyuluhan Pertanian Bantaeng 2026

BANTAENGNEWS.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng menjadikan peningkatan kapasitas kelompok tani di bidang manajemen dan administrasi kelembagaan sebagai fokus utama program pembinaan dan penyuluhan pertanian tahun 2026.

Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat kelembagaan kelompok tani agar lebih mandiri, tertib administrasi, serta mampu mengelola usaha tani secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Achmad Natsir, mengatakan penguatan tata kelola organisasi kelompok tani menjadi salah satu indikator keberhasilan kinerja penyuluhan pertanian pada tahun mendatang.

“Peningkatan potensi kelompok tani dalam hal manajemen dan administrasi pengelolaan lembaga menjadi kunci sekaligus tolak ukur keberhasilan kinerja penyuluhan kami di tahun 2026,” kata Achmad Natsir, Jumat (5/6/2026).

Menurut dia, selama ini masih terdapat kelompok tani yang belum optimal dalam menyusun dokumen administrasi dasar, seperti buku administrasi kelompok, rencana kerja tahunan, laporan pertanggungjawaban, hingga pencatatan keuangan.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu kendala dalam proses penyaluran bantuan pemerintah, akses permodalan, maupun pengembangan kemitraan usaha.

Untuk mengatasi hal itu, Dinas Pertanian Bantaeng akan memprioritaskan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi rutin yang berfokus pada peningkatan kemampuan pengurus kelompok tani dalam mengelola organisasi.

Materi pembinaan akan mencakup tata kelola organisasi, penyusunan rencana kegiatan, pembukuan sederhana, pengelolaan aset kelompok, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Achmad Natsir menegaskan, kelompok tani tidak hanya diharapkan menjadi wadah berkumpul petani, tetapi juga berkembang menjadi lembaga ekonomi yang kuat dan mandiri.

Selain pelatihan, penyuluh pertanian akan ditempatkan sebagai pendamping teknis dan manajerial di setiap kecamatan dan desa untuk membimbing kelompok tani dalam menerapkan sistem administrasi sesuai pedoman pembinaan kelembagaan pertanian.

Dinas Pertanian Bantaeng berharap penguatan kelembagaan tersebut dapat mendukung pembangunan sektor pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. Hasil pembinaan juga akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan target penguatan kelompok tani di seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng dapat tercapai pada 2026.