BANTAENGNEWS.COM — PC SEMMI Bantaeng melayangkan kritik keras terhadap Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, dengan memberi penilaian “rapor merah” atas respons dinilai belum tegas dalam sejumlah polemik daerah.
Ketua SEMMI Bantaeng, Tiwa Jalapala, menyoroti wacana pengaktifan kembali mantan Direktur PDAM Tirta Eremerasa, Suwardi, yang dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan publik dan memperlihatkan ketidaksinkronan di internal pemerintah.
“Perlu ada sikap tegas agar tidak menimbulkan tafsir liar. Ini menyangkut kepercayaan publik,” tegas Tiwa (18/4/2026).
Selain itu, SEMMI juga mempertanyakan isu pembongkaran rumah dinas di SD Inpres Panjang yang diduga berkaitan dengan pemanfaatan aset tanpa penjelasan terbuka.
“Aset daerah adalah milik rakyat. Pengelolaannya harus transparan dan tidak boleh menimbulkan kecurigaan,” tambahnya.
SEMMI mendesak pemerintah daerah segera memberikan kejelasan atas dua isu tersebut, sekaligus membuka ruang transparansi kepada publik.
Sebelumnya, Wakil Bupati Sahabuddin mengimbau agar polemik tidak diperpanjang dan meminta semua pihak mengedepankan persatuan serta dialog.
“Tidak usah lagi dipolemikkan. Mari kita jaga kebersamaan dan selesaikan dengan baik,” ujarnya. (Abdul Kahar)












