BANTAENGNEWS.COM — Salah satu berita yang muncul di sebuah group media sosial WhatsApp, Kopi Panas Bantaeng dikecam oleh salah satu aktivis, Hendra. Ia memprotes keras gambar yang ditampilkan pada berita tersebut.
“Saya mengecam foto pada pemberitaan itu. Disitu ada foto saya ikut bersama teman-teman aktivis lain”, ujar Hendra (8/4).
Hendra juga menuding bahwa foto pada pemberitaan itu adalah foto lama, dan tidak ada konfirmasi atas pemberitaan itu.
“Jangankan foto yang ditampilkan, narasumber dalam berita itu saja saya tidak kenal. Tidak ada pemberitahuan ke saya soal pemasangan foto”, katanya
Hendra mengungkap foto yang ditampilkan pada berita yang bertajuk “Korwil MBG Bantaeng Diduga Tebang Pilih Brutal: 14 Dapur Tanpa IPAL Dibiarkan, Hanya 6 Disikat”, tidak sesuai foto yang terpajang.
“Kalau tidak salah foto itu adalah demo aksi terkait kelangkaan minyak beberapa tahun lalu”, ungkapnya.
Rencananya, Hendra akan mengadukan ke aparat penegak hukum terkait pencatutan foto tanpa ijin. “Saya telah berkoordinasi ke aparat kepolisian, dan akan melaporkan secara resmi nanti”, kunci Hendra.
Informasi diperoleh, foto berita yang diduga terunggah tanpa ijin terjadi pada pukul 21.09 Wita, pada sebuah group WhatsApp.












