Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Alsintan Diduga “Bocor”, ke Luar Daerah, Distan Bantaeng Janji Telusuri dan Tindak Tegas

Salah satu Alsintan yang diduga berada di luar wilayah Kabupaten Bantaeng

BANTAENGNEWS.COM – Skandal dugaan penyalahgunaan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Bantaeng kian mengkhawatirkan. Bantuan negara yang seharusnya menopang produktivitas petani lokal justru diduga diperjualbelikan hingga keluar daerah. Jika terbukti, praktik ini tidak hanya melanggar aturan administrasi, tetapi juga berpotensi masuk ranah pidana korupsi.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Kabupaten Bantaeng, Abdul Salam, menyatakan akan melakukan penelusuran menyeluruh terhadap alsintan yang telah disalurkan.

“Semua alsintan akan kami telusuri. Jika ditemukan adanya pelanggaran, maka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Fakta di lapangan menunjukkan indikasi bahwa alsintan tidak lagi berada dalam kendali kelompok tani penerima, bahkan telah dimanfaatkan di luar wilayah Bantaeng.

Hasil penelusuran awak media mengungkap dugaan serius, sejumlah alsintan diduga keluar daerah dan dimanfaatkan secara komersial. Praktik ini secara terang-terangan menyimpang dari tujuan awal pemberian bantuan.

Salah satu perwakilan kelompok tani mengakui bahwa alsintan yang mereka terima disewakan ke daerah lain. “Iya, sudah sepuluh hari saya sewakan ke Kabupaten Bone,” ungkapnya.

Rencananya, dalam minggu ini, salah satu aktivis akan melakukan pelaporan resmi kepada Aparat Penegak Hukum (APH).