Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Aksi Unjuk Rasa di PDAM Bantaeng Terus Bergulir, Massa Bertahan

BANTAENGNEWS.COM – Aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana kembalinya Suwardi sebagai Direktur PDAM Bantaeng terus menguat. Aksi yang digelar oleh Pergerakan Demokrasi Aliansi Masyarakat (PDAM) bersama puluhan karyawan Perumda Air Minum Tirta Eremerasa, aktivis hukum, dan sejumlah mahasiswa berlangsung di kantor PDAM Kabupaten Bantaeng, Senin (4/5/2026).

Dalam aksi tersebut, massa melakukan penyegelan simbolis di area kantor serta mendirikan posko penolakan. Mereka menegaskan akan terus menggelar aksi hingga ada kejelasan dan keputusan resmi terkait polemik kepemimpinan di tubuh PDAM.

Salah satu perwakilan aksi menyatakan bahwa penolakan ini didasari oleh aspirasi bersama yang menginginkan adanya perubahan dalam manajemen perusahaan daerah tersebut.

“Kami akan terus bertahan dan melakukan aksi sampai ada titik terang. Ini bentuk komitmen kami untuk memperjuangkan aspirasi karyawan dan masyarakat,” ujar Idris.

Sementara itu, seorang karyawan PDAM yang turut bergabung dalam aksi menyebut bahwa kondisi internal perusahaan saat ini membutuhkan kepemimpinan yang mampu membawa perbaikan.

“Kami ingin PDAM dikelola secara profesional dan transparan. Harapan kami, keputusan yang diambil nantinya benar-benar mempertimbangkan kepentingan bersama,” katanya.

Di sisi lain, aktivis mahasiswa yang ikut serta dalam aksi menilai persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut pelayanan publik.

“PDAM adalah layanan vital bagi masyarakat. Konflik internal seperti ini harus segera diselesaikan agar tidak berdampak pada pelayanan air bersih,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa aksi berjanji akan terus menggelar demonstrasi secara berkelanjutan hingga tuntutan mereka mendapat respons dari pihak terkait.