Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Camat Bissappu dan Lurah Imbau Kedepankan Aturan dan Kedamaian dalam Polemik RW 10 Bonto Rita

Kepala Kecamatan Bissappu dan Kepala Kelurahan Bonto Rita saat memberikan keterangan pers

BANTAENGNEWS.COM – Polemik terkait wacana pergantian Ketua RW 10 di Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, mendapat tanggapan dari pemerintah setempat dengan pendekatan yang lebih menyejukkan. Kepala Kelurahan Bonto Rita, Juhaeni, menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, sembari mengajak masyarakat menjaga suasana kondusif.

“Secara pribadi kami menilai Kamaruddin (Cambang) adalah sosok pemimpin RW yang baik. Namun demikian, ada mekanisme yang harus dijalankan sesuai Perbup. Mari kita cintai perdamaian dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Juhaeni (26/4/2026).

Hal senada disampaikan Kepala Kecamatan Bissappu, Juhaedah. Ia menekankan bahwa pemerintah kecamatan memiliki kewajiban untuk menjalankan aturan secara konsisten, namun tetap memahami aspirasi warga.

“Kami memahami keinginan masyarakat RW 10 yang masih mengharapkan Kamaruddin. Akan tetapi, sebagai penyelenggara pemerintahan, kami terikat pada aturan yang berlaku. Harapannya, semua pihak dapat menyikapi ini dengan bijak,” jelasnya.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap peran tokoh masyarakat, pemerintah setempat juga berencana memberdayakan Kamaruddin, dalam kegiatan kemasyarakatan ke depan.

Di sisi lain, sejumlah tokoh masyarakat sebelumnya menyampaikan harapan agar aspirasi warga tetap menjadi pertimbangan utama. Menanggapi hal tersebut, pihak kelurahan memastikan akan membuka ruang dialog melalui musyawarah.

“Kami akan kembali menggelar musyawarah di RW 10 agar semua aspirasi dapat tersampaikan. Yang terpenting adalah menjaga keharmonisan dan kedamaian di lingkungan kita,” tutup Juhaeni.