BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 17 Agustus 2026 — Lomba Gerak Jalan Indah tingkat SD/MI yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Minggu (16/8/2026), menuai sorotan dari sejumlah orang tua siswa.
Sorotan tersebut muncul setelah adanya perubahan hasil penilaian yang diumumkan setelah perlombaan. Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diterima, dewan juri mengumumkan SD 47 Batulabbu sebagai Juara 1, SD 53 Banyorang sebagai Juara 2, dan SD Inpres Ganting sebagai Juara 3.
Namun, sehari setelah pengumuman tersebut, hasilnya disebut mengalami perubahan. SD 53 Banyorang ditetapkan sebagai Juara 1, sementara posisi Juara 2 disebut mengalami kekosongan, sedangkan SD 47 Batulabbu tidak lagi berada pada posisi Juara 1 seperti pengumuman sebelumnya.
Perubahan tersebut kemudian dipertanyakan oleh salah satu orang tua siswa SD 47 Batulabbu berinisial IN. Ia menilai perubahan hasil lomba secara tiba-tiba menimbulkan tanda tanya, terlebih sebelumnya hasil perlombaan telah diumumkan oleh dewan juri.
“Menurut kami, keputusan dewan juri sebelumnya sudah final. Kenapa tiba-tiba ada perubahan? Ini sangat merugikan anak-anak kami. Dalam perlombaan, biasanya juara satu hanya ada satu pemenang, bukan kemudian berubah setelah diumumkan,” ujar IN.
IN berharap panitia pelaksana dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar perubahan hasil tersebut sehingga tidak menimbulkan polemik di tengah peserta maupun orang tua siswa.
Ia juga menyayangkan apabila proses perubahan hasil dilakukan tanpa penjelasan yang transparan kepada peserta. Menurutnya, perlombaan yang melibatkan anak-anak sekolah seharusnya mengedepankan sportivitas, transparansi, dan profesionalitas.
“Kalau memang ada kesalahan dalam penilaian, seharusnya dijelaskan apa kesalahannya dan apa dasar perubahan keputusan tersebut. Jangan sampai anak-anak yang sudah berlatih dan tampil maksimal justru menjadi pihak yang dirugikan,” katanya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari panitia pelaksana maupun dewan juri mengenai alasan perubahan hasil tersebut.
Dugaan adanya intervensi dari pihak tertentu juga mulai muncul di tengah orang tua peserta. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih membutuhkan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.
Orang tua siswa meminta panitia dan pihak penyelenggara memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme penilaian, berita acara hasil lomba, serta dasar perubahan keputusan dewan juri.
Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan peserta dan masyarakat terhadap penyelenggaraan rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Tompobulu.
Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi panitia pelaksana, dewan juri, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai perubahan hasil lomba tersebut.













