Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Idris Reformasi: Petani Bantaeng Menanti Realisasi Janji Ketersediaan Air di Tengah Ancaman Kemarau

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG – Idris Reformasi, salah seorang pemuda dan aktivis dari Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, menyuarakan keresahan para petani yang saat ini menghadapi dampak musim kemarau yang berkepanjangan di Kabupaten Bantaeng. Rabu, 29 juli 2026

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah telah menyebabkan banyak lahan pertanian mengalami kekeringan. Bahkan, tidak sedikit tanaman padi milik petani yang gagal tumbuh dan mengalami kematian akibat minimnya pasokan air irigasi.

“Kami mewakili petani dan pemuda di Kecamatan Bissappu menyampaikan keluhan yang saat ini dirasakan oleh para petani. Musim kemarau yang cukup panjang telah berdampak besar terhadap sektor pertanian. Banyak lahan yang tidak terjangkau sumber air sehingga tanaman padi yang menjadi sumber penghidupan masyarakat terancam gagal panen,” ujar Idris Reformasi.

Ia menegaskan bahwa persoalan ketersediaan air bagi petani perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Terlebih, sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat Kabupaten Bantaeng.

Idris juga mengingatkan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Bupati Bantaeng periode 2025–2030. Pada salah satu poin prioritas pembangunan disebutkan bahwa pemerintah akan menjamin ketersediaan pupuk dan air bagi petani guna mendukung produktivitas sektor pertanian.

“Kami menghormati dan mendukung program pembangunan pemerintah daerah. Namun, di tengah kondisi yang sedang dihadapi petani saat ini, kami berharap komitmen terkait ketersediaan air bagi petani dapat segera direalisasikan secara nyata di lapangan. Jangan sampai visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat hanya menjadi harapan tanpa implementasi yang dirasakan langsung oleh petani,” tegasnya.

Meski demikian, Idris menegaskan bahwa pihaknya tetap memberikan apresiasi dan dukungan kepada Bupati Bantaeng untuk merealisasikan seluruh program yang telah dijanjikan kepada masyarakat, khususnya pada sektor pertanian yang menjadi kebutuhan mendasar bagi para petani.

“Kami tidak datang untuk menyalahkan, tetapi untuk mengingatkan dan mendorong agar pemerintah hadir memberikan solusi. Petani hanya membutuhkan kepastian bahwa air sebagai kebutuhan utama pertanian dapat tersedia, sehingga mereka dapat kembali menanam dan mempertahankan sumber penghidupan keluarganya,” pungkasnya.