Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

ManDi BersI DeK, Inovasi Ramah Anak UPTD SPF SDN Kalukuang III Bangun Disiplin Siswa Sejak Pagi

BANTAENGNEWS.COM – Makassar, 18 juli 2026 – Menanamkan kedisiplinan kepada siswa tidak selalu harus melalui hukuman atau sanksi. Berangkat dari semangat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan ramah anak, UPTD SPF SD Negeri Kalukuang III Kecamatan Tallo, Kota Makassar, melahirkan sebuah inovasi bertajuk ManDi BersI DeK atau Menanamkan Disiplin Siswa dengan Berbaris Rapi di Depan Kelas.

Program ini lahir dari hasil pengamatan pihak sekolah terhadap masih adanya sejumlah siswa yang sering datang terlambat ke sekolah. Bahkan, tidak sedikit siswa yang baru tiba setelah pukul 08.00 WITA sehingga mengganggu proses pembelajaran.

Melihat kondisi tersebut, Kepala UPTD SPF SDN Kalukuang III, Hj. Asia Bau, S.Ag., M.Pd., bersama para guru dan tenaga kependidikan berinisiatif mencari solusi yang lebih humanis. Sekolah sepakat membangun budaya disiplin bukan melalui pendekatan yang menimbulkan rasa takut, melainkan melalui pembiasaan yang menyenangkan, memotivasi, dan menumbuhkan kesadaran siswa untuk datang tepat waktu atas kemauan sendiri.

“Kami ingin anak-anak datang ke sekolah karena mereka merasa senang, dihargai, dan termotivasi, bukan karena takut dihukum. Disiplin yang lahir dari kesadaran akan bertahan lebih lama dibandingkan disiplin yang muncul karena paksaan,” ujar Hj. Asia Bau.

Melalui Program ManDi BersI DeK, setiap pagi siswa diarahkan untuk berbaris rapi di depan kelas sebelum memasuki ruang belajar. Kegiatan tersebut dipandu oleh wali kelas bersama ketua kelas. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, guru menyapa siswa, menanyakan kabar, kondisi kesehatan, serta kesiapan mereka mengikuti pembelajaran hari itu. Kegiatan sederhana ini menjadi media pembentukan karakter sekaligus membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik.

Tidak hanya melatih ketepatan waktu, kegiatan berbaris juga membiasakan siswa hidup tertib, sabar menunggu giliran, menghargai teman, mematuhi aturan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab. Kebiasaan positif tersebut menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah.

Respons positif pun datang dari para orang tua. Mereka menilai program ini mampu meningkatkan semangat anak-anak untuk berangkat ke sekolah lebih pagi. Sejak diterapkan, antusiasme siswa mengikuti kegiatan pagi semakin meningkat dan budaya datang tepat waktu mulai tumbuh sebagai kebiasaan baru.

Melihat dampak yang dirasakan, program tersebut kemudian dikembangkan menjadi sebuah inovasi sekolah dengan nama “ManDi BersI DeK (Menanamkan Disiplin Siswa dengan Berbaris Rapi di Depan Kelas)”, yang diinisiasi oleh Kepala UPTD SPF SDN Kalukuang III, Hj. Asia Bau, S.Ag., M.Pd.

Selain meningkatkan kedisiplinan, inovasi ini juga menghadirkan suasana sekolah yang lebih nyaman, aman, tertib, dan menyenangkan. Guru memiliki kesempatan melakukan penguatan karakter sebelum pembelajaran dimulai, sementara siswa merasa lebih siap secara mental dan emosional untuk mengikuti kegiatan belajar.

Melalui inovasi ManDi BersI DeK, UPTD SPF SDN Kalukuang III menunjukkan bahwa membangun budaya disiplin dapat dilakukan dengan pendekatan yang positif, edukatif, dan ramah anak. Harapannya, inovasi ini tidak hanya menjadi budaya sekolah, tetapi juga dapat menginspirasi satuan pendidikan lain dalam menumbuhkan karakter disiplin melalui pembiasaan yang sederhana namun berdampak besar bagi masa depan peserta didik.