BANTAENGNRWS.COM – BANTAENG — Warga Perumahan BTN Griya Hana Lestari, Kampung Bira-Bira, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, mengeluhkan terhentinya aliran air bersih dari jaringan PDAM selama 51 hari.
Warga mendesak PDAM Bantaeng segera turun ke lapangan untuk menyelesaikan dua persoalan yang mereka anggap menjadi kunci, yakni penambahan debit air dan pemeriksaan serta penertiban sambungan pipa yang diduga tercantol pada jaringan khusus perumahan.
Menurut warga, jaringan pipa tersier sepanjang sekitar 1.300 meter di kawasan BTN Griya Hana Lestari dibangun oleh developer untuk memenuhi kebutuhan penghuni perumahan. Namun, dalam perkembangannya, warga menduga terdapat sejumlah sambungan dari luar kawasan yang terhubung ke jaringan tersebut.
“Persoalan kami ada dua, yaitu penambahan debit air bersih dan penertiban pipa yang tercantol ke pipa perumahan. Pipa tersier ini dibuat oleh developer khusus untuk perumahan BTN Griya Hana Lestari, tetapi ternyata banyak yang menyambung dari luar warga perumahan,” ungkap warga.
Warga meminta PDAM melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan tersebut dan memastikan setiap sambungan sesuai dengan peruntukan serta ketentuan teknis.
“Kalau memang sambungan tersebut tidak sesuai peruntukannya dan terbukti mengganggu distribusi, kami meminta PDAM segera menindaklanjuti dan menertibkannya. Kami sudah terlalu lama tidak mendapatkan air,” tegas warga.
Kondisi tersebut dinilai semakin mendesak karena warga mengaku telah 51 hari tidak memperoleh aliran air bersih melalui jaringan PDAM.
Warga berharap persoalan ini tidak berhenti pada penjelasan administratif, tetapi diikuti tindakan nyata di lapangan, termasuk pengecekan jaringan, pengukuran debit dan tekanan air, serta penertiban sambungan apabila terbukti menjadi bagian dari persoalan distribusi.
“Kami sudah 51 hari tidak mengalir air. Kami tidak meminta yang berlebihan. Kami hanya meminta hak kami sebagai warga untuk mendapatkan air bersih. Karena itu, kami berharap PDAM segera turun dan menyelesaikan persoalan ini,” pungkasnya.
Catatan: Dugaan adanya sambungan pipa dari luar kawasan masih merupakan keterangan warga dan perlu diverifikasi melalui pemeriksaan teknis serta klarifikasi dari PDAM Bantaeng.













