BANTAENGNEWS.COM — MTsS Muhammadiyah Bantaeng mulai melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025/2026 sebagai bagian dari evaluasi capaian belajar peserta didik selama satu tahun ajaran.
Pelaksanaan asesmen diikuti seluruh siswa dan berlangsung di lingkungan madrasah dengan pengawasan dari panitia serta tenaga pendidik. Selain menjadi instrumen penilaian hasil belajar, asesmen juga menjadi bahan evaluasi sekolah terhadap proses pembelajaran yang telah berjalan.
Kepala MTsS Muhammadiyah Bantaeng, Mantasiah, menjelaskan bahwa asesmen akhir tahun digunakan untuk mengukur penguasaan materi siswa sekaligus menjadi dasar dalam proses kenaikan kelas.
Menurutnya, terdapat perubahan pola pelaksanaan dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya ujian dilaksanakan menggunakan perangkat berbasis Android, tahun ini madrasah kembali menggunakan sistem berbasis kertas.
“Perubahan ini dilakukan untuk mendorong penguatan kemampuan literasi peserta didik, terutama dalam membaca, memahami soal, dan mengelola jawaban secara langsung,” ujar Mantasiah, Selasa (26/5/2026).
Ia berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan pelaksanaan asesmen sebagai kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar yang telah dicapai selama satu tahun.
Di tengah pelaksanaan asesmen, Pengawas Bina Damping, Hj. Suharti, melakukan pemantauan ke sejumlah ruang ujian untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan dan tetap menjaga ketertiban pelaksanaan.
Usai pemantauan, dilakukan pertemuan bersama dewan guru yang membahas pelaksanaan asesmen serta sejumlah agenda akademik lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Suharti mendorong agar evaluasi pembelajaran terus dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di madrasah.
Ia juga mengingatkan pentingnya optimalisasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar target penerimaan peserta didik dapat tercapai sesuai perencanaan madrasah.












