Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Karyawan PDAM Bantaeng Buka Layanan Pengaduan 24 Jam Demi Warga Tetap Mendapat Air Bersih

simbol komitmen PDAM Bantaeng dalam pemberian layanan air bersih kepada masyarakat

BANTAENGNEWS.COM — Di tengah polemik internal yang tengah terjadi di tubuh PDAM Tirta Eremerasa Kabupaten Bantaeng, semangat pelayanan kepada masyarakat rupanya tetap dijaga oleh para karyawan di lapangan.

Salah satu karyawan PDAM, Dedi, membuka layanan pengaduan pelanggan selama 24 jam melalui WhatsApp sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air bersih warga, khususnya masyarakat di Kota Bantaeng.

Langkah tersebut dilakukan agar warga yang mengalami gangguan distribusi air bersih tetap memiliki akses untuk menyampaikan keluhan dan mendapatkan penanganan secepat mungkin.

“Kami berkomitmen bersama teman-teman di bagian pelayanan dan teknik untuk tetap memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Karena air bersih adalah kebutuhan utama warga,” ujar Dedi, Kamis (7/5/2026).

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menghubungi nomor 0877-6667-4747 yang aktif selama 24 jam untuk menyampaikan laporan terkait gangguan distribusi air bersih.

Di tengah keterbatasan fasilitas yang dimiliki, para karyawan PDAM tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dedi menyebut, saat ini pihaknya melayani sekitar empat ribu pelanggan dengan dukungan armada operasional yang terbatas.

“Kami siap melayani masyarakat selama 24 jam. Saat ini kami melayani sekitar 4 ribu pelanggan, meskipun dengan keterbatasan armada yang hanya tersedia satu mobil operasional,” katanya.

Menurutnya, masih adanya warga yang merasa belum mendapatkan distribusi bantuan air secara merata kemungkinan disebabkan belum tersampaikannya informasi terkait jalur komunikasi layanan pengaduan tersebut.

Karena itu, pihaknya sengaja membuka akses seluas-luasnya agar masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan keluhan yang dialami.

“Kami siap menerima laporan dan memberikan pelayanan kapan pun dibutuhkan. Harapan kami, masyarakat tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan bantuan air bersih,” tambahnya.

Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan daerah itu, langkah sederhana para pegawai di lapangan menjadi gambaran bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Bagi warga yang kesulitan air bersih, keberadaan layanan pengaduan 24 jam itu menjadi harapan agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi.