BANTAENGNEWS.COM — Memasuki malam ketujuh, puluhan karyawan dan karyawati PDAM Tirta Eremerasa, Kabupaten Bantaeng masih tetap bertahan di tengah gejolak penolakan terhadap kembalinya direktur utama. Di balik suasana yang penuh tekanan, mereka memilih tetap bersama, menjaga solidaritas dan kekompakan sebagai bentuk perjuangan yang mereka yakini.
Dengan wajah lelah namun semangat yang belum padam, para pegawai terlihat terus saling menguatkan satu sama lain. Tidak sedikit di antara mereka yang rela meninggalkan waktu bersama keluarga demi bertahan dalam barisan perjuangan yang dianggap menyangkut masa depan perusahaan dan pelayanan masyarakat.
Di malam yang sunyi, kebersamaan para pegawai menjadi pemandangan yang menyentuh hati. Mereka duduk bersama, berbagi makanan sederhana, bercengkerama, hingga saling memberi semangat agar tetap kuat menghadapi situasi yang belum menemui titik akhir.
Bagi mereka, perjuangan ini bukan sekadar penolakan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap PDAM Tirta Eremerasa yang selama ini menjadi tempat mereka mengabdi. Persatuan yang terjalin di antara para karyawan menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu melahirkan kekuatan di tengah situasi sulit.
Meski malam terus berganti dan ketidakpastian masih menyelimuti, para karyawan dan karyawati PDAM Tirta Eremerasa memilih tetap bertahan. Dengan satu harapan, agar perjuangan yang mereka lakukan dapat membawa kebaikan bagi perusahaan, pegawai, dan masyarakat yang selama ini bergantung pada pelayanan air bersih.












