BANTAENGNEES.COM – BANTAENG — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim, menyerukan semangat baru Sumpah Pemuda bagi generasi muda di Kabupaten Bantaeng dan Sulawesi Selatan. Rabu, 28 Oktober 2026
Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, Andi Yusdanar Hakim menegaskan bahwa Pemuda LIRA Bantaeng siap menjadi garda terdepan dalam mengajak generasi muda menjauhi narkoba, tawuran, dan tindakan anarkis.
“Sebagai Ketua DPD Pemuda LIRA Bantaeng, saya mengajak seluruh pemuda Bantaeng dan Sulawesi Selatan untuk kembali pada jati diri Sumpah Pemuda. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, dan sekarang Satu Tekad: Anti Narkoba, Anti Tawuran, Anti Anarkis!” tegas Andi Yusdanar Hakim, Rabu (28/10).
Andi Yusdanar Hakim mengaku prihatin terhadap maraknya tawuran dan tindakan anarkisme di kalangan pemuda, termasuk di Kota Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.
“Kita di Bantaeng harus menjadi contoh. Jangan sampai anak-anak muda kita ikut-ikutan tawuran seperti di kota besar. Tugas Pemuda LIRA Bantaeng adalah menjadi Lumbung Informasi Rakyat dengan memberikan informasi yang benar tentang bahaya narkoba, tawuran, dan tindakan anarkis,” jelasnya.
Siap Bersinergi dengan GEPENTA Sulsel
Andi Yusdanar Hakim juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan organisasi yang bergerak dalam upaya pencegahan narkoba dan tawuran, termasuk DPW GEPENTA Sulsel yang dipimpin oleh Ketua Winda Baso, S.H., M.H.
“GEPENTA Sulsel fokus melawan narkoba dan tawuran, sedangkan Pemuda LIRA Bantaeng fokus mengawal informasi rakyat dan pembangunan. Kita memiliki musuh yang sama, yaitu narkoba, tawuran, dan tindakan anarkis. Mari kita bersinergi dengan orang tua, sekolah, pemerintah daerah Bantaeng, aparat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Koramil, Polsek, tokoh agama, penggiat kontrol sosial, serta penggiat hukum,” ajaknya.
Menurut Andi Yusdanar Hakim, upaya pencegahan tawuran dan tindakan anarkis perlu dilakukan melalui pendekatan persuasif serta pendekatan keagamaan.
“Jangan langsung main pukul dan menangkap. Kita rangkul dan kita berikan pencerahan tentang akibat hukum serta suramnya masa depan jika ikut tawuran dan melakukan tindakan anarkis. Pemuda butuh didengar,” tegasnya.
Sumpah Pemuda Versi Pemuda LIRA Bantaeng
Di akhir pernyataannya, Andi Yusdanar Hakim mengajak seluruh pemuda Bantaeng untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memerangi narkoba, mencegah tawuran, dan menjaga keamanan daerah.
Ia menyerukan semangat persatuan melalui pernyataan:
“Saya, Andi Yusdanar Hakim, Ketua DPD Pemuda LIRA Bantaeng. Pemuda Bantaeng Anti Narkoba, Anti Tawuran, Anti Anarkis, siap mengawal pembangunan dan menjaga Bantaeng tetap aman!”













