Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Hari Tani Nasional, Wawan Copel Pertanyakan Nasib Petani yang Gagal Panen di Musim Kemarau

BANTAENGNEWS.COM – MAKASSAR, 24 September 2026 – Bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional, Wawan Copel mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap nasib petani yang mengalami gagal panen akibat musim kemarau.

Sebagai anak petani, Wawan Copel mengaku memahami langsung bagaimana beratnya perjuangan petani dalam mengelola lahan dan memenuhi kebutuhan hidup di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Sebagai anak petani, saya mempertanyakan, ketika petani menjerit karena gagal panen di musim kemarau, siapa yang akan mengganti kerugian mereka?” ujar Wawan Copel.

Menurutnya, persoalan petani tidak boleh hanya menjadi perhatian ketika momentum Hari Tani Nasional tiba. Perlindungan terhadap petani, menurutnya, harus diwujudkan melalui kebijakan dan langkah nyata, terutama ketika petani mengalami kerugian akibat kondisi yang berada di luar kendali mereka.

Di sisi lain, Wawan juga menyoroti kondisi masyarakat yang terus dibebani kewajiban membayar pajak.

“Di saat rakyat dituntut untuk taat dan membayar pajak, bagaimana dengan rakyat yang menggantungkan hidupnya dari pertanian tetapi justru kehilangan hasil panennya? Negara harus hadir memberikan perlindungan,” tegasnya.

Ia berharap momentum 24 September sebagai Hari Tani Nasional tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum untuk kembali melihat persoalan nyata yang dihadapi petani di lapangan.

“Petani bukan hanya dibutuhkan ketika hasil pertaniannya masuk ke pasar. Ketika mereka mengalami gagal panen, negara juga harus hadir dan memastikan mereka tidak berjuang sendirian,” pungkasnya.