BANTAENGNEWS.COM — Hujan yang mengguyur halaman Kantor Perumda Air Minum Tirta Eremerasa Kabupaten Bantaeng tidak menyurutkan semangat para karyawan PDAM bersama gabungan aktivis yang hingga Kamis malam (7/5/2026) masih bertahan dalam aksi kebersamaan mereka.
Memasuki malam kelima, suasana di halaman kantor PDAM terlihat sederhana namun penuh keteguhan. Sejumlah kursi disusun seadanya, tenda berdiri di pelataran kantor, sementara para peserta aksi memilih tetap tinggal dan berkumpul demi menyuarakan penolakan terhadap rencana kembalinya direktur untuk kembali memimpin perusahaan daerah tersebut.
Di tengah dinginnya malam, para karyawan tampak duduk bersama aktivis, berbincang dan saling menguatkan. Beberapa spanduk penolakan masih terpampang di dinding kantor sebagai simbol sikap yang hingga kini tetap mereka pertahankan.
Aksi tersebut disebut bukan sekadar bentuk penolakan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas antarpegawai dan masyarakat sipil yang merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap masa depan pelayanan PDAM di Kabupaten Bantaeng.
“Kami masih bertahan karena kami ingin ada perubahan yang lebih baik. Ini bukan soal pribadi, tapi tentang harapan terhadap PDAM ke depan,” ujar salah satu peserta aksi di lokasi.
Meski harus melewati malam dengan kondisi seadanya, mereka tetap memilih bertahan. Kebersamaan yang terjalin selama beberapa hari terakhir disebut telah melahirkan rasa kekeluargaan di tengah situasi yang penuh tekanan.
Hingga malam kelima, aktivitas di sekitar kantor PDAM berlangsung aman dan kondusif.












