BANTAENGNEWS.COM — Kepala Bagian Teknik PDAM Bantaeng, Rivanova Iskandi yang akrab disapa Kr. Kandi, kembali menyoroti dugaan pembohongan publik terkait informasi distribusi air yang disampaikan dalam grup WhatsApp Layanan Pengaduan Bantaeng.
Hal itu bermula dari percakapan di grup tersebut, saat seorang warga menanyakan kepastian kapan air akan kembali mengalir. Pertanyaan itu kemudian dibalas oleh salah satu nomor dalam grup dengan pesan, “Insya Allah kami segera benahi, kemarin dari Ermes hari ini kami koordinasikan ke Balai Pompengan Makassar, kami berusaha bergerak,” sebagaimana tertanggal 6 Mei 2026.
Menanggapi pesan tersebut, Kr. Kandi menegaskan bahwa informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan berdasarkan hasil konfirmasi yang ia lakukan.
“Saya sudah konfirmasi ke wilayah Ermes, ternyata tidak ada koordinasi. Bahkan saya juga menyampaikan ke Balai Pompengan, ternyata mereka juga belum menerima permohonan perbaikan ,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Kandi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Teknik PDAM Bantaeng mengaku menyayangkan adanya informasi yang dinilai tidak akurat tersebut. Menurutnya, kondisi itu justru membuat dirinya menjadi sasaran keluhan masyarakat terkait distribusi air.
“Saya sudah capek menjadi sasaran komplain distribusi air yang sebenarnya bukan kesalahan saya,” kunci Rivanova Iskandi.
Hingga berita ini diturunkan, Direktur Utama PDAM Tirta Eremerasa yang dikonfirmasi terkait persoalan tersebut masih memilih bungkam.












