Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

4 Bulan Air PDAM Tak Lancar, Pelanggan Camba Lojong Pertanyakan Pelayanan Dirut dan Kepala IKK Bissappu

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG — Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bantaeng kembali dikeluhkan pelanggan. Jamaluddin, S.H.I., yang dikenal dengan sapaan Jamal Gonrong alias Abang Jago, warga Camba Lojong, Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, mengaku kecewa lantaran aliran air PDAM di wilayah tempat tinggalnya tidak lancar selama kurang lebih empat bulan. Sabtu, 3 Oktober 2026

Jamaluddin juga menyoroti respons Direktur Utama PDAM Bantaeng dan Kepala IKK Bissappu yang menurut pengakuannya sulit dihubungi ketika dirinya menyampaikan keluhan terkait pelayanan air bersih.

Menurut Jamaluddin, dirinya telah beberapa kali menghubungi Direktur Utama PDAM Bantaeng melalui telepon maupun pesan WhatsApp. Namun, ia mengaku belum mendapatkan respons.

“Direktur sudah beberapa kali saya hubungi melalui telepon dan chat, tetapi tidak ada respons,” ujar Jamaluddin.

Keluhan serupa juga disampaikan terhadap Kepala IKK Bissappu. Jamaluddin mengaku ketika menghubungi melalui telepon maupun pesan WhatsApp, respons yang diterimanya terkadang baru diberikan setelah satu hari.

Jamaluddin mengatakan, persoalan distribusi air tersebut sudah berlangsung sekitar empat bulan. Bahkan, dalam dua bulan terakhir, ia mengaku sama sekali tidak mendapatkan aliran air PDAM di rumahnya.

“Selama empat bulan ini air di sekitar rumah kami tidak lancar. Kami tidak pernah terlambat membayar. Tetapi dua bulan terakhir, satu ember pun kami tidak pernah mendapatkan air PDAM,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Jamaluddin mengaku terpaksa memanfaatkan air alam yang berasal dari pegunungan.

“Untung masih ada air alam dari gunung yang bisa kami manfaatkan,” tuturnya.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat mengganggu kebutuhan dasar keluarga. Bahkan, untuk kebutuhan mandi, berwudhu hingga keperluan sanitasi, ketersediaan air menjadi persoalan.

“Saat ini jangankan untuk mandi, air untuk wudhu dan kebutuhan buang air saja tidak ada. Kami sebagai pelanggan harus mengadu kepada siapa?” keluhnya

Menanggapi keluhan tersebut, Nasrun selaku IKK PDAM Bissappu memberikan respons melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

Nasrun menjelaskan bahwa pada pagi hari terkadang nomor teleponnya tidak aktif karena dirinya sedang menjalankan pelayanan.

“Ka biasa saya kdg kalau pagi biasa nda aktif no.ku..ka biasa pagi pi kupulang pelayanan,” tulis Nasrun melalui pesan WhatsApp.

Terkait keluhan pelanggan mengenai kondisi aliran air di wilayah Camba Lojong, Nasrun menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan bagian lapangan.

“Ijin pak nanti dikordinasikan bagian lapangan,” tulisnya.

Jamaluddin berharap respons tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan, sehingga persoalan distribusi air yang dikeluhkan warga dapat diketahui penyebabnya dan segera mendapatkan penanganan.

Sebagai pelanggan yang mengaku tetap memenuhi kewajiban pembayaran rekening, ia berharap pelayanan air bersih di wilayah Camba Lojong dapat kembali normal.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Bantaeng saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait keluhan pelanggan tersebut hingga berita ini disusun belum memberikan tanggapan.

Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak manajemen PDAM Bantaeng sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.