Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Pemuda Bonto Sunggu Satukan Langkah, Kelurahan Bentuk Kepengurusan Karang Taruna Baru

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG – Pemerintah Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, menggelar Musyawarah Pembentukan Pengurus Karang Taruna Kelurahan Bonto Sunggu pada 30 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Manggara Bombang, Kantor Lurah Bonto Sunggu, tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran generasi muda sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.

Musyawarah tersebut melibatkan perwakilan pemuda dari tujuh Rukun Warga (RW) di Kelurahan Bonto Sunggu. Kehadiran para pemuda dari berbagai wilayah mencerminkan tingginya antusiasme generasi muda untuk mengambil peran dalam organisasi kepemudaan yang diharapkan menjadi ruang lahirnya inovasi, kreativitas, dan kepemimpinan.

Lurah Bonto Sunggu, Hajeriah, S.Sos., M.M., membuka secara resmi jalannya kegiatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan Karang Taruna tidak hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong lahirnya inovasi kepemudaan yang berdampak positif bagi lingkungan.

“Pemerintah Kelurahan Bonto Sunggu berkomitmen memberikan dukungan terhadap setiap program positif yang digagas oleh Karang Taruna. Kami berharap pengurus yang terpilih mampu menjadi pelopor perubahan, menggerakkan potensi pemuda, serta membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Hajeriah.

Musyawarah tersebut turut dihadiri Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bonto Sunggu, Irvan, para Ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses demokratis dalam pembentukan kepengurusan Karang Taruna sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Irvan menekankan bahwa pemuda merupakan aset pembangunan yang harus diberi ruang untuk berkembang dan berkontribusi.

“Pemuda adalah motor penggerak perubahan di tengah masyarakat. Karena itu, kami ingin Karang Taruna menjadi wadah yang mampu melahirkan kader-kader muda yang aktif, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial. Pemerintah kelurahan bersama seluruh lembaga kemasyarakatan akan terus memberikan dukungan agar organisasi ini mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Pembentukan kepengurusan Karang Taruna ini diharapkan menjadi awal lahirnya gerakan kepemudaan yang lebih progresif di Kelurahan Bonto Sunggu. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi generasi muda, hingga mendukung pelaksanaan program-program pemerintah di tingkat kelurahan.

Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif generasi muda sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi kemajuan Kelurahan Bonto Sunggu di masa mendatang.