BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG – Menanggapi pemberitaan sebelumnya terkait adanya keluhan sebagian warga mengenai pelayanan administrasi di Kelurahan Bontomanai, Lurah Bontomanai, Juhaeril, ST. menyampaikan apresiasi kepada awak media dan masyarakat yang telah memberikan masukan serta kritik konstruktif sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan publik.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Juhaeril, ST. menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah alergi terhadap kritik maupun pemberitaan media. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara objektif merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan.

“Kami berterima kasih kepada awak media yang telah menyampaikan informasi dan aspirasi masyarakat. Kritik dan masukan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan kepada warga,” ujarnya.
Terkait keluhan yang sempat disampaikan warga, Juhaeril menjelaskan bahwa setiap pelayanan administrasi pada prinsipnya dilakukan secepat mungkin. Namun, dalam praktiknya terdapat sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh pemohon agar proses pelayanan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan dokumen dan persyaratan yang diperlukan sebelum mengurus administrasi tertentu, terutama untuk layanan yang memerlukan verifikasi dan validasi data.
“Kami sangat ingin seluruh urusan warga dapat segera selesai. Namun terkadang masih ada kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi sehingga prosesnya membutuhkan waktu tambahan. Hal ini bukan untuk mempersulit, melainkan untuk memastikan setiap dokumen yang diterbitkan memiliki dasar hukum dan administrasi yang jelas,” jelasnya.

Juhaeril juga menegaskan bahwa pelayanan di Kelurahan Bontomanai berlangsung setiap hari kerja, mulai Senin hingga Jumat. Apabila dirinya tidak berada di kantor pada waktu tertentu, hal tersebut umumnya disebabkan oleh tugas kedinasan di luar kantor, seperti menghadiri kegiatan pemerintah daerah, rapat koordinasi, maupun kunjungan lapangan ke lingkungan RT dan RW.
Lebih lanjut, ia mengaku telah menginstruksikan seluruh staf untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami mendorong seluruh staf agar selalu menghadirkan ide dan inovasi baru demi peningkatan pelayanan publik. Harapan kami, Kelurahan Bontomanai dapat menjadi salah satu contoh pelayanan yang baik bagi masyarakat,” katanya.
Mengenai kebutuhan tanda tangan lurah pada dokumen tertentu, Juhaeril menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan kemudahan kepada masyarakat selama seluruh persyaratan telah dipenuhi.
“Jika berkas warga sudah lengkap, saya siap menandatangani dokumen yang diperlukan. Kami tidak memiliki niat untuk mempersulit masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, terdapat beberapa dokumen yang memang membutuhkan kehati-hatian dan verifikasi langsung dari lurah, seperti administrasi pernikahan, pertanahan, dan keterangan terkait kepemilikan ternak. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga akurasi data dan menghindari potensi permasalahan hukum di kemudian hari.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Bontomanai, Sitti Arfah Haerunnisah, menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh aparatur kelurahan.
Ia menjelaskan bahwa selain menjalankan tugas pelayanan di kantor, aparatur kelurahan juga kerap mengikuti berbagai kegiatan pemerintahan dan pelayanan lapangan. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan secara optimal.
“Pelayanan di Kelurahan Bontomanai selalu aktif. Bahkan apabila ada kebutuhan mendesak dari masyarakat pada hari libur dan memungkinkan untuk diproses sesuai kewenangan kami, maka akan kami bantu semaksimal mungkin,” ujarnya.
Sitti Arfah juga menegaskan bahwa pihaknya menerima kritik masyarakat sebagai bentuk perhatian terhadap pelayanan publik.
“Kami tidak menyalahkan warga yang menyampaikan kritik. Justru kritik tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Kami berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bontomanai dan Kabupaten Bantaeng,” katanya.
Di akhir keterangannya, pihak Kelurahan Bontomanai menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang terus memberikan masukan dan pengawasan terhadap pelayanan publik. Menurut mereka, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.













