BANTAENGNEWS.COM – Kabupaten Bantaeng, yang berada dalam lingkup Sulawesi Selatan, memiliki sejumlah potensi strategis yang didukung oleh capaian indikator makro ekonomi dan pembangunan manusia dalam beberapa tahun terakhir. Meski kini tengah menghadapati gelombang ekonomi yang tidak stabil, namun catatan sebelumnya, Bantaeng mampu memperlihatkan perubahan nyata.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantaeng, perekonomian daerah pada tahun 2024 yang diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai sekitar Rp13,45 triliun. Ekonomi Bantaeng juga tercatat tumbuh sebesar 4,36 persen dibandingkan tahun 2023.
Dari sisi struktur ekonomi, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi sebesar 22,61 persen terhadap PDRB tahun 2024. Hal ini menunjukkan sektor primer masih menjadi kekuatan utama ekonomi daerah.
Selain itu, sektor industri pengolahan dan perdagangan juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Dari sisi produksi, beberapa sektor jasa dan perdagangan tercatat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Bantaeng.
Di sektor perikanan, dukungan garis pantai serta aktivitas budidaya dan tangkap menjadikan sektor ini sebagai salah satu sumber penghidupan masyarakat pesisir. Sementara di sektor pertanian, komoditas hortikultura dan tanaman pangan tetap menjadi andalan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Dari sisi pembangunan manusia, BPS mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bantaeng tahun 2024 mencapai 72,20 atau berada pada kategori tinggi, yang menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat dari sisi pendidikan, kesehatan, dan daya beli.
Jumlah penduduk Kabupaten Bantaeng juga terus mengalami peningkatan, dengan estimasi mencapai lebih dari 211 ribu jiwa pada tahun 2023, yang menjadi potensi sumber daya manusia dalam mendukung pembangunan daerah.
Di sektor pariwisata, Bantaeng memiliki potensi destinasi alam seperti pantai dan kawasan pegunungan yang tersebar di beberapa wilayah, yang masih memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai penggerak ekonomi baru.
Dengan berbagai capaian tersebut, optimalisasi potensi daerah dinilai memerlukan penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat.
Pengembangan hilirisasi sektor pertanian dan perikanan, penguatan kawasan industri, serta peningkatan promosi pariwisata menjadi bagian dari upaya yang dapat dilakukan secara bersama.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, serta penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah juga menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan.
Data dan capaian yang dirilis BPS tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Bantaeng memiliki fondasi yang cukup kuat untuk terus berkembang.
Sinergi seluruh elemen daerah menjadi bagian penting dalam mendorong kebangkitan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*/Red)


