BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 5 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Keamanan Pangan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melaksanakan pendampingan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) sekaligus edukasi keamanan pangan bagi pengelola kantin SMP Negeri 2 Bantaeng. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan kantin sekolah yang aman, sehat, dan memiliki legalitas usaha sesuai ketentuan yang berlaku.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengelola kantin dalam menyediakan pangan yang aman bagi peserta didik. Selain memberikan pendampingan administrasi usaha, kegiatan juga membekali para pelaku usaha dengan pemahaman mengenai prinsip-prinsip keamanan pangan sebagai langkah preventif dalam melindungi kesehatan konsumen, khususnya anak usia sekolah.
Tim fasilitator keamanan yang terdiri atas Grace Awalia, Hastuti, dan Nur Muliana mendampingi pengelola kantin dalam proses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis melalui sistem Online Single Submission (OSS). Kepemilikan NIB diharapkan dapat memberikan kepastian legalitas usaha, mempermudah akses terhadap program pembinaan pemerintah, serta mendukung penguatan tata kelola usaha mikro di lingkungan sekolah.
Selain pendampingan penerbitan NIB, mahasiswa KKN bersama BPOM memberikan edukasi mengenai penerapan higiene dan sanitasi dalam pengolahan pangan, pemilihan bahan baku yang aman, serta penerapan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa). Materi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pengelola kantin agar senantiasa menyediakan pangan yang memenuhi standar keamanan, mutu, dan kelayakan konsumsi.
Pihak SMP Negeri 2 Bantaeng menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi pengelola kantin sekolah. Pendampingan ini tidak hanya mempermudah proses pengurusan legalitas usaha, tetapi juga meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya penyediaan pangan yang aman, sehat, dan bergizi bagi peserta didik.
Melalui kolaborasi ini, Mahasiswa KKN Tematik Keamanan Pangan Universitas Hasanuddin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan keamanan pangan di lingkungan sekolah. Program ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan keamanan pangan, Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan legalitas usaha mikro, serta Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan praktik pengelolaan pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.













