BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk “Gerakan Menabung Sejak Dini” di tiga sekolah dasar di Desa Bonto-Bontoa, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Negeri 56 Paradayya pada Selasa (21/7/2026), MIS Qaulan Nabhan pada Rabu (22/7/2026), dan SD Inpres Taricco pada Kamis (23/7/2026).
Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi keuangan dasar sekaligus menanamkan kebiasaan menabung kepada siswa sejak usia dini. Materi disampaikan secara interaktif dengan mengajak siswa mengenal fungsi uang, memahami manfaat menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengelola uang jajan secara bijak melalui simulasi sederhana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal siswa. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi dan membuka sesi diskusi. Kegiatan kemudian ditutup dengan post-test sebagai upaya mengukur pemahaman siswa setelah mengikuti edukasi.
Sebagai tindak lanjut, siswa diberikan lembar target menabung yang digunakan untuk mencatat kebiasaan menabung selama sepuluh hari. Lembar tersebut akan dikumpulkan saat mahasiswa KKN kembali mengunjungi ketiga sekolah sebagai salah satu indikator untuk melihat keberlanjutan kebiasaan menabung yang telah diperkenalkan melalui program tersebut.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti diskusi, menjawab pertanyaan, serta terlibat dalam simulasi sederhana mengenai pengelolaan uang jajan.
Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin, Maurantika Muharani, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, mengatakan bahwa kebiasaan menabung tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah uang yang dimiliki, tetapi oleh konsistensi dalam menyisihkan sebagian uang.
“Menabung bukan tentang seberapa besar uang yang dimiliki, tetapi tentang membangun kebiasaan menyisihkan sebagian uang secara konsisten. Saya berharap program ini dapat mendorong adik-adik untuk mulai mengelola uang jajan dengan lebih bijak dan menjadikan menabung sebagai kebiasaan sejak dini,” ujarnya.
Melalui program “Gerakan Menabung Sejak Dini”, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap edukasi literasi keuangan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran finansial siswa sejak usia sekolah dasar.
Program tersebut juga diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif berupa sikap disiplin, hemat, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep menabung, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.













