BANTARNGNEWS.COM – BANTAENG, 6 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja Optimalisasi Sistem Informasi Kawasan Agrowisata Desa Bonto Tallasa melalui pemasangan penunjuk jalan menuju objek wisata Permandian Kayuloe di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, pada Kamis (30/7/2026). Program ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas kawasan wisata sekaligus memudahkan wisatawan menemukan lokasi destinasi.

Kegiatan diawali dengan observasi lapangan yang menunjukkan masih terbatasnya media informasi berupa penunjuk arah menuju Permandian Kayuloe. Berdasarkan hasil tersebut, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Bonto Tallasa dan pengelola Permandian Kayuloe untuk menghadirkan fasilitas informasi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengunjung.

Penanggung jawab program, Jasti Bastian Juarsa, menjelaskan bahwa keberadaan penunjuk jalan tidak hanya berfungsi sebagai penanda arah, tetapi juga menjadi identitas visual kawasan agrowisata Desa Bonto Tallasa.
“Kami berharap keberadaan penunjuk jalan ini dapat memudahkan wisatawan menemukan Permandian Kayuloe, sehingga akses menuju lokasi menjadi lebih jelas, meningkatkan kenyamanan pengunjung, serta mendukung pengembangan wisata desa,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pengelola Permandian Kayuloe, Zul Hafid Tanra, yang menilai program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan wisatawan.
“Terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin atas pembuatan penunjuk jalan ini. Semoga fasilitas ini dapat membantu pengunjung, terutama yang baru pertama kali datang ke Permandian Kayuloe, serta mendukung peningkatan kunjungan wisata,” tuturnya.
Program ini merupakan wujud kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pengelola wisata dalam mendukung pengembangan potensi lokal. Kegiatan tersebut juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan sinergi multipihak dalam pembangunan dan pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap sistem informasi kawasan wisata di Desa Bonto Tallasa semakin optimal, sehingga mampu meningkatkan kemudahan akses bagi wisatawan, memperkuat identitas destinasi, serta mendorong pengembangan sektor pariwisata desa yang berkelanjutan.













