Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Sosialisasikan Stop Bullying di SD Negeri 32 Bungloe untuk Wujudkan Sekolah Ramah Anak

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 6 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan sosialisasi pada tanggal 22 juli 2026 bertema “Stop Bullying, Jadikan Sekolah Tempat yang Nyaman” di SD Negeri 32 Bungloe, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini merupakan program kerja individu yang bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya perundungan (bullying) serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Sosialisasi diikuti oleh seluruh siswa kelas I hingga kelas VI. Materi disampaikan secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan pengertian bullying, berbagai bentuknya, seperti bullying verbal, fisik, dan sosial, serta dampak negatif yang ditimbulkan, baik bagi korban maupun pelaku.

Program ini diprakarsai oleh Reni, mahasiswa Program Studi Sosiologi Universitas Hasanuddin. Dalam pelaksanaannya, Reni menerapkan pendekatan partisipatif melalui kegiatan Pohon Ekspresi. Para siswa diajak menuliskan pengalaman, perasaan, maupun harapan mereka terkait bullying pada sticky note yang kemudian ditempelkan pada media pohon ekspresi. Metode ini menjadi ruang aman bagi siswa untuk menyampaikan pengalaman sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menghentikan segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.

Salah seorang guru SD Negeri 32 Bungloe, Saldi, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan bullying sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi Stop Bullying yang telah dilakukan oleh adik-adik mahasiswa KKN. Program ini sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter anak-anak di sekolah,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh salah seorang siswa peserta sosialisasi, Salsa, yang mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya menghormati sesama.

“Saya belajar kalau bullying itu tidak baik dan bisa menyakiti teman. Kita harus saling menghargai dan tidak boleh mengejek orang lain,” tuturnya.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, setara, dan kondusif bagi seluruh peserta didik.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap kesadaran siswa terhadap bahaya bullying semakin meningkat, sehingga budaya saling menghargai, peduli, dan menghormati sesama dapat tumbuh sejak dini. Dengan demikian, sekolah diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.