BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 6 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Keamanan Pangan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar melaksanakan pendampingan fasilitasi keamanan pangan bagi pelaku usaha sektor Pangan Siap Saji (PSS) di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pelaku usaha terhadap penerapan keamanan pangan agar produk yang dihasilkan memenuhi aspek keamanan, mutu, higiene, dan sanitasi.

Pendampingan dilaksanakan melalui metode kunjungan langsung (door to door) ke lokasi usaha. Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa melakukan identifikasi kondisi usaha sekaligus memberikan edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha sehingga proses pembinaan berlangsung lebih efektif.
Tim Fasilitator Keamanan Pangan yang terdiri atas Hastuti, Grace Awalia, dan Nur Muliana memberikan pendampingan mengenai penerapan higiene dan sanitasi, penggunaan bahan baku yang aman, tata cara penyimpanan pangan yang benar, kebersihan peralatan produksi, pencegahan kontaminasi silang, serta penerapan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebagai langkah penting dalam memastikan keamanan produk pangan.

Selain pembinaan teknis, mahasiswa KKN Tematik Unhas juga memfasilitasi pelaku usaha dalam memenuhi aspek legalitas melalui pendampingan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) menggunakan sistem Online Single Submission (OSS). Kepemilikan NIB diharapkan dapat memperkuat legalitas usaha sekaligus membuka akses pelaku usaha terhadap berbagai program pembinaan, pendampingan, dan pengembangan usaha yang diselenggarakan pemerintah.
Melalui kegiatan ini, pelaku usaha Pangan Siap Saji diharapkan semakin memahami pentingnya penerapan keamanan pangan pada setiap tahapan pengolahan hingga penyajian makanan. Penerapan praktik keamanan pangan yang baik tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memberikan perlindungan bagi kesehatan konsumen serta meningkatkan daya saing usaha mikro di tingkat lokal.
Program pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen KKN Tematik Keamanan Pangan Universitas Hasanuddin dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat melalui kolaborasi dengan BBPOM di Makassar. Kegiatan tersebut turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penyediaan pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi masyarakat.













