Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Mahasiswa KKN-T Unhas Kenalkan EcoPest Papaya, Dorong Pemanfaatan Pestisida Nabati bagi Petani di Bantaeng

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 9 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Anak dan Perempuan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja “EcoPest Papaya: Edukasi dan Pelatihan Pestisida Alami Berbahan Daun Pepaya” di Kelurahan Lembang Gantarangkeke, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Minggu (2/8/2026), Kegiatan yang dilaksanakan di kediaman Ibu Hartati tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-T dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya petani, mengenai pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif pengendalian hama tanaman yang lebih ramah lingkungan.

Sebanyak 31 masyarakat Kelurahan Lembang Gantarangkeke, yang mayoritas berprofesi sebagai petani, mengikuti kegiatan tersebut. Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi mengenai pestisida nabati, diskusi interaktif, serta demonstrasi dan praktik pembuatan pestisida alami berbahan dasar daun pepaya.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKN-T menjelaskan potensi daun pepaya sebagai bahan pestisida nabati. Daun pepaya diketahui mengandung sejumlah senyawa aktif, antara lain papain, alkaloid, flavonoid, dan saponin, yang berpotensi membantu dalam pengendalian hama tanaman.

Selain memanfaatkan bahan yang relatif mudah diperoleh, penggunaan pestisida nabati juga diperkenalkan sebagai salah satu alternatif untuk mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. Bahan nabati pada umumnya lebih mudah terurai sehingga penggunaannya dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti diskusi dan terlibat langsung dalam demonstrasi pembuatan pestisida nabati berbahan daun pepaya. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memahami tahapan pengolahan dan pemanfaatan bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.

Ibu Hartati selaku tuan rumah menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap pengetahuan yang diberikan mahasiswa dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

“Saya berharap kegiatan ini bermanfaat dan dapat membantu masyarakat di sini dalam mengendalikan hama tanaman dengan cara yang lebih aman, murah, dan ramah lingkungan. Semoga ilmu yang diberikan adik-adik KKN bisa terus kami terapkan ke depannya,” ungkapnya.

Melalui program EcoPest Papaya, mahasiswa KKN-T Pemberdayaan Anak dan Perempuan Gelombang 116 Unhas berharap masyarakat Kelurahan Lembang Gantarangkeke dapat memanfaatkan potensi bahan alami di sekitar sebagai bagian dari praktik pengendalian hama yang lebih berkelanjutan.

Program ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan kemandirian dalam pengelolaan pertanian, sekaligus menekan biaya pengendalian hama dan mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan.