BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 15 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa Penataan Jalur Interpretasi Wisata Sejarah Balla Tujua di Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, pada 9 Agustus 2026.
Program yang digagas oleh Rachmat Andyka, mahasiswa Jurusan Arkeologi Universitas Hasanuddin, tersebut bertujuan membantu memperkenalkan sejarah dan budaya Balla Tujua sekaligus meningkatkan pengalaman wisata pengunjung melalui jalur kunjungan yang lebih terarah dan informatif.
Balla Tujua merupakan salah satu kawasan budaya yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Onto. Kawasan tersebut dikenal dengan keberadaan tujuh rumah adat dan berada di lingkungan perkampungan tua Onto yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah serta tradisi masyarakat setempat.
Melalui program tersebut, mahasiswa melakukan penataan jalur kunjungan dengan menghubungkan sejumlah objek penting yang terdapat di kawasan Balla Tujua. Setiap titik yang memiliki nilai sejarah dan budaya diarahkan untuk dilengkapi penanda serta informasi interpretatif agar pengunjung tidak hanya melihat objek, tetapi juga dapat memahami cerita, fungsi, dan nilai yang terkandung di dalamnya.
Penataan jalur interpretasi dilengkapi dengan peta sederhana kawasan, papan informasi, penandaan titik objek, serta buku saku wisata. Media tersebut dirancang untuk membantu pengunjung mengikuti rute secara lebih terarah sekaligus memperoleh informasi sejarah dan budaya secara ringkas dan mudah dipahami.
Program ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan pariwisata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan menjaga warisan budaya masyarakat Onto. Berbagai tradisi di Balla Tujua masih diwariskan secara turun-temurun dan memiliki nilai sosial, budaya, serta kebersamaan yang penting bagi masyarakat setempat.
Keberadaan jalur interpretasi diharapkan dapat membuat pengalaman wisatawan di Balla Tujua menjadi lebih informatif, terarah, dan edukatif. Pengunjung dapat mengenal setiap objek secara bertahap sekaligus memahami hubungan antara bangunan, tradisi, lingkungan, dan kehidupan masyarakat setempat.
Program Penataan Jalur Interpretasi Wisata Sejarah Balla Tujua diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam mendukung pengembangan wisata sejarah dan budaya di Kelurahan Onto dengan tetap mengedepankan pelestarian nilai-nilai adat dan warisan budaya.
Dengan pengelolaan yang baik serta keterlibatan masyarakat setempat, Balla Tujua diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang edukasi bagi masyarakat dan wisatawan untuk mengenal sejarah dan budaya Bantaeng.













