Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

KKN-T Unhas Papanloe Resmikan Batas Dusun Berbahan Beton untuk Dukung Penataan Wilayah Desa

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, SULAWESI SELATAN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, meresmikan program kerja berupa pembuatan dan pemasangan batas dusun berbahan beton, Senin (10/8/2026).

Program tersebut menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu Pemerintah Desa Papanloe dan masyarakat memperjelas batas wilayah administratif dusun sekaligus mendukung penataan wilayah desa.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk menentukan lokasi pemasangan batas dusun. Setelah lokasi ditetapkan, mahasiswa bersama masyarakat mempersiapkan bahan dan membuat konstruksi batas dusun menggunakan beton agar memiliki daya tahan dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Batas dusun kemudian dilengkapi identitas berupa nama dusun dan dicat agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat maupun pengguna jalan. Seluruh proses pembuatan berlangsung selama kurang lebih satu minggu.

Setelah pengerjaan selesai, batas dusun dipasang pada lokasi yang telah ditentukan berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah desa. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Keberadaan batas dusun berbahan beton diharapkan dapat membantu memperjelas batas antarwilayah, sekaligus memudahkan masyarakat maupun pengguna jalan dalam mengenali identitas wilayah di Desa Papanloe.

Program ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan KKN-T Pemberdayaan Desa yang berorientasi pada pemberdayaan dan pembangunan desa. Selain memberikan manfaat secara fisik melalui penyediaan penanda wilayah, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga serta menata lingkungan wilayah desa.

Pelaksanaan program kerja ini juga mendapat arahan dan pendampingan dari Dosen Pembimbing, Dr. Syaribulan, S.Si., M.Si. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat terlaksana secara terarah dan sesuai dengan tujuan kegiatan.

Mahasiswa KKN-T berharap fasilitas batas dusun yang telah dibuat dapat memberikan manfaat bagi pemerintah desa dan masyarakat serta dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.