BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 13 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mendorong pengelolaan bantuan logistik bencana yang lebih tertib dan terorganisasi di Kelurahan Tappanjeng melalui program “Penyusunan database logistik bantuan banjir”
Program tersebut dirancang untuk membantu pemerintah kelurahan dan relawan dalam melakukan pencatatan, pemantauan, serta pengelolaan bantuan secara lebih sistematis. Kehadiran sistem database diharapkan dapat mendukung transparansi sekaligus memudahkan pelacakan bantuan sejak barang diterima hingga disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Melalui sistem yang dikembangkan mahasiswa, berbagai informasi logistik dapat dicatat secara digital, mulai dari jenis dan jumlah barang yang masuk, barang yang telah dikeluarkan, stok yang tersedia, lokasi penyimpanan, penerima bantuan, petugas pencatat, hingga kondisi logistik.
Database tersebut juga dilengkapi dashboard pemantauan yang memungkinkan relawan dan aparat kelurahan memperoleh informasi mengenai ketersediaan bantuan secara lebih cepat. Dengan data yang tersusun dalam satu sistem, proses pemantauan stok diharapkan dapat dilakukan secara lebih efisien serta mengurangi risiko kesalahan pencatatan.
Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan data, penyusunan struktur database, penginputan data, pengujian fungsi sistem, hingga penjelasan mengenai cara penggunaan database kepada pihak yang berkepentingan.
Salah seorang warga Kelurahan Tappanjeng menilai keberadaan sistem tersebut dapat membantu proses pencatatan bantuan agar lebih rapi dan mudah dipantau.
“Menurut saya, database ini sangat berguna karena bantuan yang masuk serta yang telah dibagikan dapat dicatat secara jelas. Kita dapat mengetahui berapa banyak bantuan yang masih tersisa serta jenis bantuan apa saja yang sudah diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain membangun sistem digital, mahasiswa KKN-T juga menyusun buku panduan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan database logistik. Dokumen tersebut menjadi pedoman dalam pencatatan barang masuk dan keluar, pemantauan stok, serta penyusunan laporan bantuan.
Program ini diharapkan dapat membantu Kelurahan Tappanjeng meningkatkan ketertiban administrasi dalam pengelolaan bantuan sekaligus mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat ketika terjadi bencana banjir.
Keberadaan database juga diharapkan tidak berhenti setelah masa pelaksanaan KKN berakhir. Pemerintah kelurahan dan relawan diharapkan dapat melanjutkan pemanfaatan serta memperbarui data secara berkala sehingga sistem dapat memberikan gambaran kondisi logistik yang aktual.
Melalui program Pembuatan Database Logistik Bantuan Banjir, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas menghadirkan solusi berbasis teknologi yang sederhana dan aplikatif untuk mendukung tata kelola bantuan yang lebih tertib, transparan, responsif, dan berkelanjutan di Kelurahan Tappanjeng.
Penulis: Muhammad Hadi
KKN-T 116 Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
Kelurahan Tappanjeng — Kabupaten Bantaeng













