Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Ince Ribas: Argentina Bikin Pendukung Mesir “Patah Hati” Sempat Unggul 2-0, Berakhir Tersungkur usai Comeback Dramatis 3-2 di Piala Dunia 2026

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 8 juli 2026 – Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir menjadi salah satu laga paling dramatis di turnamen. Sempat tertinggal dua gol, Argentina bangkit secara luar biasa dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2, membuat jutaan pendukung sepak bola di seluruh dunia terpukau.

Mesir tampil percaya diri sejak awal laga dan berhasil unggul 2-0. Situasi semakin berat bagi Argentina setelah Lionel Messi gagal mengeksekusi tendangan penalti. Banyak pendukung Mesir mulai yakin tim kesayangannya akan mengamankan tiket ke babak perempat final.

Namun, sepak bola kembali membuktikan bahwa pertandingan belum berakhir sebelum peluit panjang dibunyikan.

Argentina bangkit dengan mental juara. Gol demi gol tercipta hingga akhirnya Albiceleste sukses membalikkan keadaan menjadi 3-2 sekaligus memastikan langkah ke babak perempat final.

Pemerhati sepak bola Bantaeng, Ince Ribas, mengaku tidak pernah kehilangan keyakinan terhadap Argentina, meski sempat dibuat terdiam oleh jalannya pertandingan.

Apa pun yang terjadi di babak pertama, saya tetap yakin Argentina bisa menang. Jujur saja, saya sempat terdiam ketika Mesir unggul 2-0 dan penalti Messi gagal. Tapi begitu Argentina memperkecil ketertinggalan di babak kedua, saat itu juga keyakinan saya semakin kuat bahwa Argentina pasti membalikkan keadaan. Benar saja, mereka membuat drama luar biasa sekaligus seperti ‘nge-prank’ para pendukung Mesir,” ujar Ince Ribas sambil tersenyum”.

Comeback spektakuler tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet menyebut Mesir seperti “kena prank terbesar di Piala Dunia”, karena kemenangan yang sudah di depan mata justru berubah menjadi kekalahan dalam hitungan menit.

Di sisi lain, kubu Mesir tampak kecewa dan melayangkan protes terhadap sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan mereka. Meski demikian, hasil pertandingan tetap mengantarkan Argentina ke babak delapan besar.

Laga ini kembali membuktikan bahwa sepak bola adalah permainan yang penuh kejutan. Ketika sebagian orang sudah bersiap merayakan kemenangan, hanya dalam beberapa menit semuanya bisa berubah. Argentina membuktikan bahwa mental juara mampu mengubah situasi paling sulit menjadi kemenangan yang akan dikenang dalam sejarah Piala Dunia 2026.