Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Gali Cerita Leluhur, Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Produksi Video Profil Sejarah Balla Tujua

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 9 Agustus 2026 — Upaya mendokumentasikan sejarah dan kearifan lokal terus dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 di Kelurahan Onto, Kabupaten Bantaeng. Salah satunya melalui produksi video profil sejarah Balla Tujua, kawasan yang memiliki nilai historis dan sakral bagi masyarakat setempat.

Program kerja ini bertujuan mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan sejarah dan nilai budaya Balla Tujua kepada masyarakat yang lebih luas. Balla Tujua merupakan salah satu potensi budaya Kelurahan Onto yang terdiri atas tujuh rumah adat peninggalan leluhur masyarakat setempat.

Secara historis, kawasan tersebut dikenal sebagai tempat pertemuan tujuh pemimpin wilayah yang masing-masing dipimpin seorang Kare. Ketujuh pemimpin tersebut secara kolektif dikenal dengan sebutan “Tau Tujua”.

Selain memiliki nilai sejarah, Balla Tujua juga memiliki fungsi adat dan sosial bagi masyarakat. Kawasan tersebut pernah digunakan untuk berbagai kegiatan adat, antara lain pelantikan kaum (tau toa), pesta pernikahan, hingga upacara kelahiran bayi.

Nilai sejarah dan budaya tersebut menjadikan Balla Tujua sebagai salah satu potensi wisata budaya di Kelurahan Onto. Keberadaannya juga menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat yang memiliki karakter dan sejarah berbeda dengan wilayah lainnya di Kabupaten Bantaeng.

Menggali Sejarah dari Cerita Leluhur

Proses produksi video profil diawali dengan penelusuran sejarah Balla Tujua melalui wawancara bersama Muh. Yunus, salah seorang narasumber yang memahami sejarah dan asal-usul kawasan tersebut.

Melalui wawancara tersebut, mahasiswa mendokumentasikan cerita yang diwariskan secara turun-temurun mengenai terbentuknya Balla Tujua serta nilai-nilai sakral yang masih melekat dalam kehidupan masyarakat.

Penggunaan bahasa daerah dalam proses wawancara juga menjadi bagian penting dari dokumentasi. Hal tersebut tidak hanya memperkuat nilai historis video, tetapi sekaligus menjadi upaya merekam keberadaan bahasa dan kearifan lokal yang masih dipertahankan masyarakat.

Mahasiswa juga menyoroti perubahan kondisi permukiman di sekitar Balla Tujua. Sejumlah rumah tradisional berbahan kayu mulai beralih menjadi bangunan berbahan batu atau beton.

Perubahan tersebut menjadi perhatian karena perkembangan permukiman berpotensi memengaruhi karakter arsitektur tradisional kawasan apabila tidak disertai dengan upaya pelestarian.

Karena itu, dokumentasi melalui video profil diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk merekam sejarah, cerita lisan, serta kondisi budaya Balla Tujua agar tetap dapat dikenali oleh generasi mendatang.

Menjadi Media Edukasi dan Promosi

Hasil wawancara dan dokumentasi lapangan kemudian dirangkum menjadi video profil yang informatif dan mudah diakses. Video tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi mengenai sejarah Balla Tujua sekaligus menjadi bahan promosi potensi wisata budaya Kelurahan Onto.

Sebagai bagian dari upaya penyebarluasan informasi, video profil tersebut turut dipublikasikan melalui website resmi Kelurahan Onto sehingga dapat diakses masyarakat setempat maupun masyarakat dari luar daerah.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Caring, menyampaikan bahwa Balla Tujua memiliki potensi besar, tetapi masih membutuhkan perhatian dan promosi yang lebih luas.

“Balla Tujua ini sebenarnya punya potensi besar untuk jadi objek wisata, tapi juga merupakan tempat bersejarah yang harus dilestarikan. Saya senang ada program seperti ini. Semoga bisa membuat masyarakat, terutama generasi muda, lebih mengenal dan peduli terhadap Balla Tujua,” ujarnya.

Melalui program kerja tersebut, mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 116 berharap video profil Balla Tujua dapat menjadi dokumentasi yang bermanfaat dalam jangka panjang. Selain sebagai media pelestarian sejarah lisan dan bahasa daerah, dokumentasi tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pengenalan dan pengembangan potensi wisata budaya Balla Tujua secara berkelanjutan.

Penulis: Tim KKN-T Unhas Gelombang 116 Kelurahan Onto