Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999
Polri  

FJRI Bantaeng Gelar Dialog Interaktif Bersama Polres, Dorong Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum yang Tegas dan Humanis

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 7 Agustus 2026 — Forum Jurnalis Republik Indonesia (FJRI) Kabupaten Bantaeng menggelar Dialog Interaktif bersama Polres Bantaeng di Balai FJRI, Jalan Dr. Sam Ratulangi, Kelurahan Lamalaka, Kamis (6/8/2026). Mengusung tema “Cidong Landang: Membangun Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum yang Tegas dan Humanis”, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian, insan pers, aktivis, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan masyarakat.

Dialog tersebut dihadiri Wakapolres Bantaeng Kompol Andi Iqbal, S.Pd., M.H., didampingi Kasat Reskrim AKP Andi Aldiansyah, S.E., M.M. Kehadiran jajaran Polres Bantaeng menjadi bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui ruang dialog yang terbuka.

Dalam sambutannya, Kompol Andi Iqbal menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, setiap personel Polri dituntut memberikan pelayanan yang cepat, profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengabaikan ketegasan dalam penegakan hukum.

Menurutnya, penegakan hukum yang berkeadilan harus berjalan seiring dengan pelayanan yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan sehingga masyarakat tidak hanya merasa terlindungi, tetapi juga memperoleh kepastian hukum. Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Sementara itu, Ketua FJRI Bantaeng yang juga bertindak sebagai moderator, Fitriani Aulia Rizka, mengatakan bahwa dialog interaktif ini merupakan bentuk komitmen FJRI dalam menghadirkan ruang diskusi yang terbuka, konstruktif, dan solutif bagi seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat dibahas secara konstruktif dan melahirkan solusi bersama,” ujarnya.

Selama berlangsungnya dialog, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan menyampaikan berbagai pertanyaan dan masukan terkait pelayanan kepolisian, penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga penguatan kolaborasi antara Polri dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada publik.

Melalui kegiatan ini, FJRI Bantaeng berharap sinergi antara Polres Bantaeng, insan pers, LSM, aktivis, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. FJRI juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transparansi, memperkuat kemitraan, serta menghadirkan ruang dialog yang produktif sebagai bagian dari upaya membangun Kabupaten Bantaeng yang aman, harmonis, dan berkeadilan.