Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Dorong Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna, Mahasiswa KKN Unhas Sosialisasikan Pompa Hidrolik Ram

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 9 agustus 2026— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 memperkenalkan teknologi tepat guna berupa Pompa Hidrolik Ram kepada masyarakat Desa Mamampang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Kegiatan yang dilaksanakan pada  kamis 30 juli 2026 di Kantor Desa Mamampang tersebut merupakan program kerja unggulan KKN Tematik Pemberdayaan Desa Gelombang 116. Program ini dikoordinatori oleh Muhammad Taufiq Nurlan, Andi Nur Ainun Lewa, Gita Maulidani, Muh Alif Alfian, Nayla Tri Ananda, Fajriana Aris

Pompa Hidrolik Ram diperkenalkan sebagai salah satu alternatif teknologi tepat guna yang dapat memanfaatkan energi dari aliran air untuk mengalirkan air ke tempat yang lebih tinggi tanpa memerlukan tenaga listrik maupun bahan bakar selama proses pemompaan.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai prinsip kerja, manfaat, komponen, serta potensi penerapan pompa hidrolik ram. Setelah itu, mahasiswa melaksanakan demonstrasi pengoperasian alat sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung mekanisme kerja teknologi tersebut.

Koordinator Desa KKN Unhas Gelombang 116, Muhammad Taufiq Nurlan, menjelaskan bahwa pompa hidrolik ram memiliki potensi untuk dikembangkan di wilayah yang memiliki sumber atau aliran air dengan kondisi yang sesuai.

“Pompa hidrolik ram merupakan teknologi sederhana yang memanfaatkan tekanan air sehingga dapat menjadi alternatif penyediaan air dengan biaya operasional yang relatif rendah. Kami berharap masyarakat dapat mengenal sekaligus memanfaatkan teknologi ini sesuai dengan potensi sumber air yang dimiliki desa,” ujar Muhammad Taufiq Nurlan.

Menurutnya, pengenalan teknologi tepat guna kepada masyarakat tidak hanya berorientasi pada penggunaan alat, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif berdiskusi mengenai prinsip kerja, proses perakitan, penggunaan, hingga perawatan pompa hidrolik ram. Demonstrasi alat juga memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai mekanisme pemanfaatan energi aliran air untuk mendorong air menuju lokasi yang lebih tinggi.

Kepala Desa Mamampang turut mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai pengenalan teknologi tepat guna dapat memberikan wawasan baru sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi sederhana yang sesuai dengan kondisi dan potensi desa.

“Kami mengapresiasi inovasi yang dibawa mahasiswa KKN. Program seperti ini memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat dan berpotensi menjadi salah satu solusi dalam mendukung kebutuhan air di desa,” ujarnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 berharap masyarakat Desa Mamampang dapat memperoleh pengetahuan mengenai alternatif teknologi pemompaan air yang sederhana dan berkelanjutan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna serta pembangunan desa yang berkelanjutan.