BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 11 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mendorong optimalisasi potensi wisata lokal melalui pemanfaatan teknologi digital di Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.
Upaya tersebut diwujudkan melalui program kerja individu bertajuk “Optimalisasi Potensi Wisata Sungai Calendu melalui Pengembangan Platform Digital” yang dilaksanakan oleh Anggreini Maramis, mahasiswa Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Hasanuddin.
Program ini diarahkan untuk memperkuat promosi dan penyebaran informasi mengenai kawasan wisata Sungai Calendu melalui pengembangan serta pengelolaan platform digital berupa website dan media sosial.
Sebagai bagian dari keberlanjutan program, mahasiswa menggelar pelatihan pengelolaan website dan media sosial di Kantor Kelurahan Onto. Pelatihan tersebut ditujukan kepada pengelola kawasan wisata dan admin media yang telah ditunjuk oleh pihak setempat.
Para peserta dibekali kemampuan teknis agar dapat mengelola, memperbarui, sekaligus mempromosikan berbagai informasi mengenai Sungai Calendu secara mandiri setelah masa pelaksanaan KKN-T berakhir.
Dalam pelatihan, admin diperkenalkan dengan panel pengelolaan website yang menjadi pusat tata kelola platform digital. Materi mencakup pengelolaan profil destinasi, pembaruan galeri foto, pemetaan fasilitas wisata, hingga penyajian informasi mengenai berbagai daya tarik yang tersedia di kawasan Sungai Calendu.
Tidak hanya itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pengelolaan agenda kegiatan, publikasi artikel atau berita terbaru, serta integrasi fitur saran dan ulasan pengunjung. Fitur-fitur tersebut diharapkan dapat membuat informasi mengenai destinasi wisata lebih dinamis dan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.
Aspek keamanan digital turut menjadi perhatian. Admin diberikan pemahaman mengenai pengelolaan keamanan akun serta pengaturan hak akses untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan platform.
“Dengan pemahaman tersebut, pengelolaan website diharapkan tidak berhenti setelah program KKN-T selesai. Tim pengelola lokal dapat melanjutkan pembaruan informasi dan mengembangkan platform secara mandiri,” menjadi salah satu fokus utama program tersebut.
Website Sungai Calendu dikembangkan sebagai media informasi terpadu yang memuat potensi alam, aktivitas wisata, fasilitas, lokasi, serta informasi pendukung lainnya. Kehadiran platform tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat maupun calon wisatawan memperoleh informasi sebelum berkunjung.
Selain website, pengelola juga dibekali strategi optimalisasi media sosial resmi Sungai Calendu. Kanal tersebut diarahkan sebagai media komunikasi publik sekaligus sarana promosi visual untuk memperkenalkan keindahan alam, aktivitas wisata, dan berbagai potensi yang dimiliki kawasan tersebut kepada khalayak yang lebih luas.
Sebagai upaya memastikan keberlanjutan program, mahasiswa KKN-T 116 Unhas juga menyerahkan Buku Panduan Operasional Platform Digital Wisata Sungai Calendu kepada pengelola.
Buku panduan tersebut berisi petunjuk teknis pengoperasian website dan media sosial sehingga dapat menjadi acuan bagi admin dalam mengelola konten, memperbarui informasi, serta menjaga konsistensi publikasi secara berkelanjutan.
Program ini tidak hanya menempatkan teknologi sebagai sarana promosi, tetapi juga mendorong pengelola lokal untuk memiliki kapasitas dalam mengelola aset digital destinasi wisata.
Melalui pengembangan platform digital dan peningkatan kapasitas pengelola, mahasiswa KKN-T 116 Unhas berharap Sungai Calendu dapat semakin dikenal sebagai salah satu potensi wisata lokal di Kabupaten Bantaeng sekaligus memiliki sistem promosi digital yang dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setempat.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendorong transformasi digital sektor pariwisata sekaligus memperkuat pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.













