BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, SULAWESI SELATAN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 melaksanakan program kerja individu bertajuk “Anak Hebat: Jajan Cerdas, Tangan Bersih” bagi anak-anak pesisir di Desa Baruga, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng. kamis, 13 Agustus 2026
Program tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi mengenai keamanan pangan dan perilaku hidup bersih sejak usia dini. Anak-anak diberikan pemahaman sederhana mengenai pentingnya memilih jajanan yang aman dan sehat serta membiasakan diri mencuci tangan dengan benar dan bersih.
Kegiatan dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi, pengenalan ciri-ciri jajanan yang aman, serta praktik mencuci tangan. Pendekatan tersebut dilakukan agar anak-anak tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat memahami dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya senang mengikuti edukasi ini dan sekarang jadi tahu memilih jajanan cerdas dan mencuci tangan dengan bersih,” ujar Tasya, salah satu peserta edukasi dari wilayah pesisir Desa Baruga.
Mahasiswa pelaksana program, Thita Olivia, menjelaskan bahwa edukasi tersebut ditujukan untuk membangun kesadaran anak sejak dini mengenai pentingnya keamanan pangan dan kebersihan diri.
“Kami ingin memberikan pengetahuan sederhana yang dapat diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, mereka dapat lebih cerdas dalam memilih jajanan dan terbiasa menjaga kebersihan tangan,” ujar Thita Olivia.
Materi mengenai jajanan cerdas diarahkan agar anak-anak mampu mengenali makanan dan minuman yang layak dikonsumsi dengan memperhatikan kondisi kemasan, kebersihan, serta keamanan makanan. Sementara itu, praktik mencuci tangan menjadi bagian penting untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan sebelum makan dan setelah melakukan aktivitas tertentu.
Program “Anak Hebat: Jajan Cerdas, Tangan Bersih” menjadi salah satu program kerja individu mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 116 yang berfokus pada edukasi keamanan pangan dan perilaku hidup bersih di lingkungan masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif dalam memilih jajanan yang aman sekaligus menjaga kebersihan tangan dan diri.













