BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG — Sebanyak 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Posko 1 Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng, menuntaskan masa pengabdian selama 45 hari pada periode Agustus hingga September. Minggu,, 17 sepetember 2026
Selama berada di tengah masyarakat, para mahasiswa merealisasikan 17 program kerja yang mencakup bidang keagamaan, pendidikan, lingkungan, kebudayaan, hingga sosial kemasyarakatan.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian utama adalah Penguatan Aswaja dengan mengusung tema “Rihlatul Ahlu Sunnah Wal Jamaah”. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda di Kelurahan Letta.
Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan keagamaan, di antaranya Lomba Adzan, Lomba Ceramah, dan Lomba Barazanji. Program tersebut kemudian mencapai puncaknya melalui seminar keagamaan yang menghadirkan dua ulama yang merupakan alumnus Universitas Al-Azhar Mesir.
Keduanya yakni Dr. KH. Abdul Haris, Lc., M.Ag., selaku Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mattoanging, serta Kiyai Abdul Latif, Lc., M.Ag., selaku Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama. Kegiatan tersebut mendapat sambutan dari tokoh agama dan masyarakat Kelurahan Letta.
Tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, mahasiswa KKN Posko 1 juga menaruh perhatian terhadap persoalan lingkungan dan sosial kemasyarakatan.
Sejumlah kegiatan dilakukan, mulai dari pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick, gerakan detoks kebersihan lingkungan, pembagian beras di Kantor Lurah, aksi bersih-bersih masjid, hingga pembersihan kawasan pantai Kelurahan Letta.
Kolaborasi lintas lembaga juga diwujudkan melalui kegiatan Aksi Bersih-Bersih Bersama yang melibatkan Staf Kelurahan Letta, Politeknik Pariwisata Makassar, dan mahasiswa KKN Angkatan 79.
Dalam bidang penataan lingkungan dan pemanfaatan limbah, mahasiswa turut membuat Papan RT/RW sebagai bagian dari pembenahan administrasi wilayah. Kreativitas siswa juga dikembangkan melalui pelatihan pembuatan cenderamata berbahan galon bekas hasil daur ulang di SDN 7 Letta.
Sementara di bidang pendidikan, mahasiswa KKN Posko 1 melaksanakan Bimbingan Belajar tambahan bagi siswa, sosialisasi edukasi anti-bullying, serta kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).
Kegiatan keagamaan dan kebudayaan juga menjadi bagian dari program pengabdian. Mahasiswa turut menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN 7 Letta dan Masjid Taqwa Tompong, mengikuti Yasinan rutin warga, serta berpartisipasi dalam kegiatan Semarak 17-an dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain itu, mahasiswa KKN Posko 1 turut berpartisipasi dalam Dialog Budaya tingkat Kecamatan Bantaeng sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian dan penguatan tradisi lokal.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dan pembagian tugas di antara 11 mahasiswa KKN Posko 1.
Tim tersebut dipimpin Ahmad Gimnastiar sebagai Koordinator Desa, didampingi Fadel Ahmad sebagai Sekretaris dan Aulia Nurzaqinah Zyam sebagai Bendahara.
Divisi Acara dikoordinasikan Putri Indah Maesita bersama Ristawati. Sementara Divisi Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi (PDD) dikawal Zahwa Zalsabila S dan Vika Oktasya.
Untuk hubungan kemasyarakatan dan koordinasi antarwilayah, Ariel Putra Pratama selaku Korcam sekaligus Koordinator Humas bersama Alkitab Rosalinda turut menjalankan peran tersebut.
Sementara dukungan operasional ditangani A. Jaelani Palanna selaku Sekcam sekaligus Koordinator Perlengkapan bersama Revaliana.
Selama 45 hari pengabdian, kehadiran mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin Makassar Posko 1 di Kelurahan Letta menjadi bagian dari proses kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan yang telah diprogramkan.
Atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Posko 1 mendapat apresiasi dari Pemerintah Kelurahan Letta, Pemerintah Kecamatan Bantaeng, serta masyarakat setempat.













