Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Mengabdi di Butta Toa, KKN 79 UIN Alauddin Makassar Realisasikan 109 Program Kerja

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 22 SEPETEMBER 2023 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar Posko Kecamatan Bantaeng berhasil merealisasikan sebanyak 109 program kerja selama masa pengabdian Agustus–September 2026.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari koordinasi dan kerja sama yang dilakukan di setiap posko. Di bawah koordinasi Koordinator Kecamatan (Korcam) Ariel Putra Pratama, para Koordinator Desa/Kelurahan (Kordes/Korluh) di sembilan posko bersama anggota masing-masing menjalankan berbagai program yang menyasar kebutuhan masyarakat di wilayah penempatan.

Selain program kerja di masing-masing posko, mahasiswa KKN 79 juga melaksanakan sejumlah program tingkat kecamatan yang melibatkan seluruh posko. Program tersebut mencakup bidang sosial, lingkungan, dan kebudayaan.

Di bidang sosial, mahasiswa melaksanakan Aksi Donor Darah sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat Bantaeng. Sementara di bidang lingkungan, mahasiswa menggelar kegiatan Penanaman Pohon Mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir dan pencegahan abrasi.

Rangkaian program tingkat kecamatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan Festival Budaya, Maritim, dan Agraris Butta Toa 2026. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh posko dan menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya, potensi maritim, serta kekayaan agraris Kabupaten Bantaeng.

Di Kelurahan Letta, Ahmad Gimnastiar selaku Kordes Posko 1 berhasil mengawal 17 program kerja. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Rihlatul Aswaja sebagai sarana penguatan syiar Islam dan pembinaan generasi muda.

Posko 2 Kelurahan Pallantikang yang dipimpin Setiawan Setyo Prayoga berhasil merealisasikan 13 program kerja, salah satunya program Jejak Ilmu dan Edukasi di SD Inpres Teladan Merpati.

Sementara itu, Salna Saleh selaku Kordes Posko 3 Kelurahan Tappanjeng mengawal 16 program kerja. Salah satu program yang dilaksanakan berfokus pada digitalisasi pencatatan pengeluaran ZIS melalui kolaborasi dengan BAZNAS dan BSI.

Di Kelurahan Lembang, Muhammad Rayhan Bachtiar selaku Kordes Posko 4 berhasil menuntaskan 16 program kerja. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Website Kelurahan Karbon Biru untuk mendukung keterbukaan informasi dan memperkenalkan potensi lokal.

Selanjutnya, Posko 5 Kelurahan Lamalaka yang dipimpin Budiman merealisasikan 9 program kerja. Salah satunya berupa pemanfaatan sampah plastik menjadi meja fungsional berbasis ecobrick.

Di Kelurahan Malilingi, A. Muh. Faidz Dzaky selaku Kordes Posko 6 mengawal 16 program kerja. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Bimbingan Belajar TKA berbasis materi prasyarat bagi siswa kelas 6 SDN 08 Kalimbaung.

Sementara itu, Risaldi Anggara selaku Kordes Posko 7 Kelurahan Karatuang bersama anggota posko turut menggerakkan masyarakat dalam berbagai kegiatan untuk menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Di Kelurahan Onto, Mona Marissa memimpin Posko 8 dalam merealisasikan 9 program kerja. Salah satu program yang dilaksanakan adalah Festival Anak Sholeh yang berfokus pada pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman bagi anak-anak.

Adapun Posko 9 Desa Kayu Loe yang dipimpin Andres Mukmin berhasil mengawal 13 program kerja. Salah satu inovasi yang dihadirkan berupa teknologi tepat guna berupa alat pembakaran sampah minim asap.

Korcam KKN 79 UIN Alauddin Makassar Kecamatan Bantaeng, Ariel Putra Pratama, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kordes dan anggota posko atas dedikasi serta tanggung jawab selama menjalankan masa pengabdian.

Menurutnya, kerja sama antara mahasiswa, pemerintah setempat, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan seluruh rangkaian program KKN.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Ahmad Gimnastiar, Setiawan Setyo Prayoga, Salna Saleh, Muhammad Rayhan Bachtiar, Budiman, A. Muh. Faidz Dzaky, Risaldi Anggara, Mona Marissa, dan Andres Mukmin yang telah mengawal pelaksanaan program di masing-masing wilayah penempatan.