BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 19 Agustus 2026 — Semangat nasionalisme tidak selalu harus ditunjukkan dengan kata-kata. Terkadang, sebuah sikap sederhana justru mampu menggambarkan kecintaan yang begitu dalam terhadap tanah air.
Hal itu terlihat dari sosok Abidzar Faraz Ansar, seorang anak berusia 8 tahun yang mencuri perhatian saat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tribun Pantai Seruni, pada tanggal 17 Agustus 2026, Kabupaten Bantaeng.
Siswa SD Negeri 5 Lembang Cina, Kabupaten Bantaeng, yang kini duduk di bangku kelas III tersebut tampak berdiri dengan serius dan penuh khidmat memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih.
Momen tersebut kemudian menjadi perhatian setelah dokumentasinya beredar di media sosial. Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, sikap Abidzar dinilai menunjukkan ketulusan seorang anak dalam menghormati simbol negara dan mengenang perjuangan para pahlawan.
Meski masih berusia belia, Abidzar seolah memberikan pesan sederhana bahwa jiwa patriotisme tidak mengenal usia.
Sikap tegap dan penuh penghormatan itu menjadi gambaran bahwa nilai-nilai nasionalisme masih dapat tumbuh kuat sejak usia dini. Bukan sekadar seremonial, tetapi bagaimana rasa cinta kepada Indonesia diwujudkan melalui sikap menghormati bendera dan menghargai perjuangan para pendahulu bangsa.
Di tengah hiruk-pikuk perayaan HUT RI ke-81, sosok Abidzar menjadi potret kecil tentang bagaimana semangat kemerdekaan diwariskan kepada generasi penerus.
Dari seorang anak berusia delapan tahun, Merah Putih kembali mengajarkan satu hal: mencintai Indonesia tidak menunggu dewasa.
Sikap sederhana Abidzar menjadi pengingat bahwa patriotisme dapat dimulai dari hal paling kecil—berdiri tegap, menghormati Merah Putih, dan menanamkan rasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.
Di usianya yang masih belia, Abidzar telah menunjukkan bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk dihormati dan dijaga oleh generasi penerus bangsa.













