Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 116 Paparkan Tujuh Program Kerja dalam Seminar Hasil di Desa Parangloe

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 melaksanakan Seminar Hasil di Desa Parangloe, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, pada Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir pelaksanaan KKN-T sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memaparkan capaian, manfaat, dan proses pelaksanaan program kerja yang telah dilakukan selama berada di tengah masyarakat Desa Parangloe.

Dalam Seminar Hasil tersebut, mahasiswa mempresentasikan tujuh program kerja, yang terdiri atas satu program kerja kelompok dan enam program kerja individu. Seluruh program dirancang berdasarkan hasil observasi serta kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Program kerja kelompok berupa pembuatan Peta Administrasi Desa Parangloe. Peta tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam menyajikan informasi mengenai wilayah administrasi secara lebih jelas, terstruktur, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun pihak yang membutuhkan informasi kewilayahan Desa Parangloe.

Sementara itu, enam program kerja individu yang dipaparkan meliputi pelatihan dan diskusi pembuatan surat menggunakan Microsoft Word, sosialisasi susu rendah gula bagi anak sekolah dasar, pengembangan kompetensi berbahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar, sosialisasi kandungan gizi ikan untuk mencegah stunting bagi ibu hamil dan balita di Posyandu, pelatihan pembuatan dan pengaplikasian pestisida nabati untuk membantu mencegah hama pada tanaman cengkeh, serta edukasi manajemen melalui penyusunan jadwal harian bagi siswa sekolah dasar.

Pada bidang administrasi, pelatihan Microsoft Word diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat dokumen secara lebih rapi, sistematis, dan efektif.

Di bidang pendidikan, mahasiswa memberikan edukasi mengenai konsumsi susu rendah gula serta pengembangan kemampuan berbahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar. Kedua program tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan tambahan yang mendukung perkembangan dan proses pembelajaran anak.

Sementara itu, pada bidang kesehatan masyarakat, mahasiswa melaksanakan sosialisasi mengenai kandungan gizi ikan di Posyandu dengan sasaran ibu hamil dan balita. Edukasi ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya asupan gizi, termasuk ikan sebagai salah satu sumber protein dan zat gizi yang mendukung pertumbuhan anak.

Pada sektor pertanian, mahasiswa memberikan pelatihan pembuatan dan pengaplikasian pestisida nabati sebagai salah satu alternatif dalam membantu mencegah serangan hama pada tanaman cengkeh. Program tersebut sekaligus memperkenalkan pemanfaatan bahan-bahan nabati yang tersedia di lingkungan sekitar.

Selain itu, edukasi manajemen melalui penyusunan jadwal harian diberikan kepada siswa sekolah dasar untuk memperkenalkan kebiasaan mengatur waktu, meningkatkan kedisiplinan, serta mendorong produktivitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Seminar Hasil tidak hanya menjadi forum penyampaian capaian program, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan refleksi bagi mahasiswa selama melaksanakan KKN-T. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Usai Seminar Hasil, rangkaian KKN-T Pemberdayaan Desa Unhas Gelombang 116 di Desa Parangloe dilanjutkan dengan Ramah Tamah sebagai bagian dari penutupan kegiatan pengabdian mahasiswa.

Ramah Tamah menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempererat silaturahmi dengan pemerintah desa dan masyarakat sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan, kerja sama, dan sambutan yang diberikan selama pelaksanaan KKN-T.

Dengan terlaksananya Seminar Hasil dan Ramah Tamah, rangkaian KKN-T Pemberdayaan Desa Unhas Gelombang 116 di Desa Parangloe memasuki tahap akhir. Berbagai program yang telah dilaksanakan diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan lokasi, tetapi dapat terus dimanfaatkan, diterapkan, dan dikembangkan oleh masyarakat serta pemerintah desa.