BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 15 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) yang bertugas di Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, melaksanakan pemasangan reflektor jalan pada 9 Agustus 2026 di kawasan Desa Wisata Balla Tujua.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN-T 116 yang bertujuan membantu meningkatkan visibilitas jalan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari. Program ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya kawasan wisata yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Pemasangan reflektor dilakukan setelah mahasiswa melakukan observasi terhadap kondisi jalan di kawasan Desa Wisata Balla Tujua. Sejumlah titik yang menjadi perhatian antara lain tikungan, tanjakan, turunan, serta ruas jalan yang memiliki keterbatasan penerangan pada malam hari.
Kondisi minimnya penerangan dan penanda visual di sejumlah titik membuat pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna jalan yang belum mengenal kondisi dan karakteristik jalur menuju kawasan wisata.
Reflektor dipilih sebagai salah satu solusi sederhana karena dapat memantulkan cahaya lampu kendaraan sehingga membantu pengendara mengenali arah jalur dan batas badan jalan ketika melintas pada malam hari.
“Reflektor jalan dipilih karena sifatnya efektif, efisien, dan biayanya relatif terjangkau untuk membantu meningkatkan visibilitas jalan pada malam hari. Alat ini bekerja dengan memantulkan cahaya dari lampu kendaraan sehingga pengendara dapat lebih mudah mengenali batas badan jalan dan arah jalur, terutama di titik-titik yang belum memungkinkan untuk mendapatkan penerangan secara optimal,” jelas tim KKN-T 116.
Salah satu anggota Tim KKN-T 116 Posko Kelurahan Onto, Muhammad Fauzan Zahran, mengatakan bahwa pemasangan reflektor tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pengamatan mahasiswa selama berada di lapangan.
“Selama observasi di lapangan, kami melihat langsung bagaimana minimnya penerangan di beberapa titik jalan menuju kawasan wisata dapat meningkatkan risiko bagi pengendara, terutama pada malam hari. Dari situ kami berinisiatif memasang reflektor agar batas jalan dan tikungan lebih mudah dikenali. Kami berharap ini bisa menjadi kontribusi nyata kami untuk membantu meningkatkan keselamatan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Balla Tujua,” ujar Fauzan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T 116 juga berkoordinasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat selaku pengelola kawasan Desa Wisata Balla Tujua. Koordinasi dilakukan tidak hanya dalam proses pemasangan, tetapi juga untuk mendorong pemeliharaan reflektor agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan setelah masa KKN-T berakhir.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T 116 Unhas berharap pemasangan reflektor dapat memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan, terutama dalam membantu meningkatkan jarak pandang dan mengenali kondisi jalan pada malam hari.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Balla Tujua melalui solusi sederhana yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.













