BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 15 Agustus 2026— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) yang bertugas di Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, mengusulkan revitalisasi tata ruang dan pemberian identitas visual pada Puskesmas Pembantu (Pustu) Onto.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 sebagai salah satu program kerja individu mahasiswa KKN-T. Program ini dilakukan sebagai upaya memberikan masukan terhadap pengembangan lingkungan pelayanan kesehatan agar lebih tertata, nyaman, informatif, dan mendukung aktivitas masyarakat maupun petugas.
Usulan revitalisasi disusun berdasarkan hasil observasi, pengukuran kondisi lapangan, identifikasi kebutuhan ruang, serta analisis terhadap pola aktivitas pengguna di Pustu Onto.
Pada area apotek, mahasiswa mengusulkan perbaikan alur pelayanan obat dengan mengubah jendela pengambilan obat menjadi loket pelayanan. Penataan tersebut juga mempertimbangkan posisi rak obat, meja pelayanan, serta ruang gerak petugas agar proses pengambilan dan penyerahan obat dapat berlangsung lebih tertib dan efisien.
Sementara pada area administrasi, mahasiswa mengusulkan penambahan child corner sebagai ruang tunggu bagi anak ketika orang tua sedang menyelesaikan keperluan administrasi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang tunggu yang lebih nyaman sekaligus mengurangi aktivitas anak di area pelayanan administrasi.
Selain penataan ruang, mahasiswa KKN-T juga mengusulkan pemberian identitas visual pada Pustu Onto melalui redesain poster dan sejumlah elemen visual di fasilitas tersebut.
Redesain dilakukan dengan menyesuaikan fungsi setiap ruang dan kebutuhan informasi masyarakat. Elemen visual tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali fasilitas sekaligus memahami informasi pelayanan yang tersedia.
Kezya, mahasiswa KKN-T Unhas yang terlibat dalam program tersebut, mengatakan bahwa rancangan revitalisasi disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan yang ditemukan selama observasi lapangan.
“Program ini kami mulai dari hasil observasi terhadap kondisi Pustu Onto, terutama pada area apotek dan administrasi yang masih memiliki beberapa hal yang dapat dioptimalkan. Kami kemudian mencoba memberikan usulan penataan yang tidak hanya memperhatikan tampilan, tetapi juga alur aktivitas dan kebutuhan pengguna,” ujar Kezya.
Menurutnya, pemberian identitas visual juga menjadi bagian dari upaya membuat lingkungan Pustu lebih tertata dan informatif.
“Selain tata ruang, kami juga memberikan identitas melalui redesain poster agar Pustu terlihat lebih tertata dan informatif. Harapannya, usulan ini dapat menjadi masukan yang bermanfaat dan dapat dikembangkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di Pustu Onto,” lanjutnya.
Tidak hanya menghasilkan rancangan desain, mahasiswa KKN-T juga menyusun spesifikasi ukuran, kebutuhan fasilitas, serta rancangan biaya sebagai gambaran awal apabila usulan tersebut nantinya direalisasikan.
Usulan revitalisasi ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak Pustu dan Kelurahan Onto dalam mengembangkan fasilitas secara bertahap, dengan menyesuaikan kebutuhan serta kemampuan yang tersedia.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-T Unhas berupaya memberikan kontribusi dalam mendukung terciptanya lingkungan pelayanan kesehatan yang lebih nyaman, tertata, dan mudah dipahami masyarakat. Rancangan yang dihasilkan juga diharapkan dapat menjadi bahan awal untuk pengembangan fasilitas Pustu Onto secara berkelanjutan.













