BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, SULAWESI SELATAN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pertanian dan Teknologi Tepat Guna Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 Posko Mappilawing 1 menghadirkan video profil Desa Mappilawing, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Program kerja individu tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendukung penyediaan media informasi digital yang dapat memperkenalkan potensi dan karakteristik desa kepada masyarakat luas. Jumat, 14 Agustus 2026
Pembuatan video profil ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendokumentasikan kondisi wilayah, kehidupan masyarakat, aktivitas pertanian, serta potensi wisata dan lingkungan yang dimiliki Desa Mappilawing. Media audio visual tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa sebagai sarana informasi, dokumentasi, dan publikasi melalui berbagai platform digital.

Proses pembuatan video diawali dengan observasi kondisi desa pada 5 Juli 2026. Tahapan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi informasi, lokasi, serta berbagai potensi yang relevan untuk ditampilkan dalam video.
Selanjutnya, mahasiswa menyusun konsep dan naskah video pada 25 Juli 2026 sebelum melaksanakan pengambilan gambar perdana pada 27 Juli 2026. Dokumentasi kemudian dilanjutkan dengan merekam berbagai aktivitas masyarakat, kondisi lingkungan, sarana desa, aktivitas pertanian, serta sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari identitas Desa Mappilawing.
Tahap penyuntingan video dimulai pada 31 Juli 2026 hingga video rampung dan ditampilkan dalam kegiatan seminar hasil program kerja KKN-T pada 12 Agustus 2026 di Kantor Desa Mappilawing.
“Melalui pembuatan video profil Desa Mappilawing ini, kami berharap berbagai potensi dan informasi mengenai desa dapat terdokumentasikan dengan baik dan lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas. Video ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media informasi melalui media sosial maupun platform digital desa,” ujar mahasiswa KKN-T Posko Mappilawing 1 selaku pelaksana program.
Dalam video tersebut, mahasiswa menampilkan sejumlah potensi yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Desa Mappilawing. Sektor pertanian, khususnya kawasan persawahan dan perkebunan jagung, menjadi salah satu fokus dokumentasi karena memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas masyarakat setempat.

Selain sektor pertanian, video profil turut memperkenalkan potensi wisata dan lingkungan, di antaranya Air Terjun Sepe’ serta Bendungan Salu’ Lompoa. Kedua lokasi tersebut memiliki karakteristik alam yang dapat menjadi bagian dari identitas dan potensi Desa Mappilawing.
Kepala Desa Mappilawing, Muh. Asri, S.Sos., M.Adm.SDA, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, video profil dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan Desa Mappilawing, baik dari sisi kondisi wilayah, kehidupan masyarakat, potensi pertanian, maupun wisata.
“Kami sangat mengapresiasi adanya pembuatan video profil Desa Mappilawing oleh mahasiswa KKN Unhas. Dengan adanya video ini, masyarakat di luar desa dapat mengetahui lebih banyak tentang Desa Mappilawing, baik dari segi potensi pertanian, kondisi masyarakat, maupun potensi wisata yang ada. Kami berharap video ini dapat menjadi media informasi dan dokumentasi yang bermanfaat bagi desa,” ungkap Muh. Asri.
Mahasiswa menjelaskan, gagasan pembuatan video profil muncul dari kebutuhan akan media informasi mengenai Desa Mappilawing yang dapat diakses secara lebih luas melalui platform digital. Penyampaian informasi dalam bentuk audio visual dinilai mampu membuat profil desa lebih menarik sekaligus mudah dipahami oleh masyarakat.
“Pembuatan video profil ini kami lakukan sebagai upaya untuk membantu Desa Mappilawing memiliki media informasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Kami berharap video ini dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan identitas dan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus menjadi dokumentasi digital yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa,” jelas mahasiswa KKN-T Posko Mappilawing 1.
Program tersebut melibatkan mahasiswa KKN-T Posko Mappilawing 1 bersama pemerintah dan masyarakat Desa Mappilawing sebagai sumber informasi maupun objek dokumentasi. Wawancara dengan kepala desa menjadi salah satu bagian penting dalam video untuk memberikan gambaran mengenai kondisi dan potensi desa secara langsung dari pemerintah setempat.

Selain menjadi media publikasi, pembuatan video profil juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan kemampuan komunikasi dan pengemasan informasi melalui media audio visual. Informasi mengenai desa disusun secara visual agar dapat disampaikan secara efektif kepada khalayak.
Keberadaan video profil ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Mappilawing. Selain sebagai dokumentasi, video tersebut dapat digunakan untuk mendukung publikasi desa, memperkenalkan potensi pertanian dan wisata, serta memperlihatkan kehidupan masyarakat kepada khalayak yang lebih luas.
Program Kolektif Taman TOGA
Selain program kerja individu berupa pembuatan video profil, mahasiswa KKN-T Posko Mappilawing 1 juga melaksanakan program kerja kolektif berupa Pembuatan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Dusun Sarroanging, Desa Mappilawing.
Program tersebut disusun melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat dengan memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi ruang yang produktif dan edukatif. Taman TOGA diharapkan dapat mendorong pemanfaatan tanaman obat keluarga, memperindah lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan tanaman dan kelestarian lingkungan.
Melalui kedua program tersebut, mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 116 Posko Mappilawing 1 berupaya memberikan kontribusi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Video profil menjadi media untuk memperkenalkan identitas dan potensi desa, sementara Taman TOGA menjadi bentuk pemanfaatan lingkungan yang dapat memberikan nilai edukatif dan manfaat bagi masyarakat.













