BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 14 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN Tematik Keamanan Pangan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Fasilitator Keamanan Pangan melalui edukasi mengenai Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) kepada pelaku usaha pangan di wilayah Kelurahan Lembang, Kabupaten Bantaeng, yang dilaksanakan pada tanggal 24 juli 2026, Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya penerapan keamanan pangan pada setiap tahapan produksi.
Edukasi diberikan dengan menekankan bahwa keamanan pangan tidak hanya ditentukan oleh kualitas bahan baku, tetapi juga dipengaruhi kebersihan sarana produksi, higiene penjamah pangan, proses pengolahan, penyimpanan, pengemasan, hingga distribusi produk.
Dalam kegiatan tersebut, fasilitator memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik, mulai dari persyaratan bangunan dan fasilitas produksi, kebersihan peralatan, sanitasi lingkungan, higiene dan kesehatan penjamah pangan, pengendalian bahan baku, proses produksi, penyimpanan, hingga pengemasan dan pelabelan produk.
Melalui edukasi ini, pelaku usaha juga didorong melakukan evaluasi terhadap kondisi tempat produksi masing-masing serta mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki.
Pendampingan dilakukan secara komunikatif agar pelaku usaha tidak hanya memahami aspek teoritis, tetapi juga mampu menerapkan prinsip keamanan pangan secara nyata dalam kegiatan produksi sehari-hari.
Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku UMK
Program Fasilitator Keamanan Pangan merupakan bagian dari rangkaian program kerja KKN Tematik Keamanan Pangan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di bidang pangan.
Selain edukasi CPPOB, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan pemenuhan persyaratan keamanan pangan sekaligus mendorong pengembangan legalitas usaha.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap tumbuh kesadaran di kalangan pelaku usaha bahwa penerapan keamanan pangan merupakan bagian penting dalam menjaga mutu produk sekaligus membangun kepercayaan konsumen.
Pelaku usaha diharapkan dapat menerapkan prinsip CPPOB secara berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan pangan olahan yang aman, bermutu, higienis, dan layak dikonsumsi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen mahasiswa KKN Tematik Keamanan Pangan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin untuk hadir di tengah masyarakat melalui edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan dalam membangun budaya keamanan pangan di tingkat lokal.
KKN Tematik Keamanan Pangan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin
“Bersama Mewujudkan Pangan yang Aman, Bermutu, dan Berkualitas.”













