BANTAENGNEWS.COM -BANTAENG, 11 Agustus 2026 — Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) mendorong penguatan promosi potensi lokal melalui produksi video profil Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi wilayah sekaligus membangun citra positif daerah melalui pemanfaatan media digital.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Isra Aulya, mahasiswa Jurusan Pariwisata, Fakultas Ilmu Budaya Unhas, bersama Milly Aprianti Supardi, mahasiswa Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unhas. Produksi video dilaksanakan pada Agustus 2026 dengan dukungan Pemerintah Kelurahan Bonto Lebang serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantaeng.
Proses produksi dilakukan dengan mengeksplorasi sejumlah potensi yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Bonto Lebang, mulai dari kawasan pertanian, kerajinan lokal, hingga potensi budaya dan destinasi yang memiliki nilai wisata.

Pendekatan partisipatif diterapkan dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai narasumber sekaligus bagian dari proses produksi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga merepresentasikan kehidupan, potensi, dan karakter masyarakat Bonto Lebang secara lebih autentik.
Melalui media audio-visual, video profil tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi dan memperkenalkan potensi Bonto Lebang kepada masyarakat yang lebih luas. Konten digital dinilai dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam menyampaikan informasi mengenai potensi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif suatu wilayah.

Lurah Bonto Lebang, Ramli, S.E., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pemanfaatan media digital menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi wilayah kepada masyarakat luas.
“Kami berharap video profil ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus promosi yang efektif. Bonto Lebang memiliki potensi besar, baik dari sisi budaya, ekonomi kreatif, maupun pariwisata. Dengan media video, pesan ini bisa tersampaikan lebih kuat dan mudah dipahami oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Video profil selanjutnya direncanakan untuk dipublikasikan melalui kanal resmi pemerintah daerah, media sosial, serta jejaring lembaga pendidikan dan komunitas pariwisata. Pemanfaatan berbagai kanal digital tersebut diharapkan dapat meningkatkan visibilitas potensi Bonto Lebang sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Program ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik secara langsung di tengah masyarakat. Kolaborasi lintas disiplin antara bidang pariwisata dan hubungan internasional menunjukkan bahwa pengembangan potensi daerah dapat dilakukan melalui pendekatan kreatif, komunikasi publik, dan pemanfaatan teknologi digital.
Melalui sinergi mahasiswa, pemerintah kelurahan, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait, Bonto Lebang diharapkan semakin dikenal sebagai wilayah yang memiliki kekayaan budaya, potensi pariwisata, serta peluang ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.













