Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Dorong Digitalisasi UMKM, Mahasiswa KKN-T Unhas Serahkan Panduan Praktis QRIS di Kelurahan Onto

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 11 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mendorong digitalisasi transaksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, melalui program kerja individu berupa Panduan Praktis QRIS untuk UMKM.

Program yang dilaksanakan oleh Andi Abdul Hadi Roozzaq A tersebut menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Kegiatan ini diarahkan untuk membantu pelaku UMKM memahami sekaligus memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan edukasi secara sederhana kepada pelaku UMKM mengenai QRIS, mulai dari pengertian, manfaat, hingga tata cara menerima pembayaran dari pelanggan. Materi disusun dan disampaikan dengan menyesuaikan kebutuhan pelaku usaha agar dapat dipahami serta diterapkan dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.

Sebagai langkah awal penerapan program, sebanyak dua UMKM di Kelurahan Onto telah menerima QRIS pada 6 Agustus 2026, masing-masing berada di RW 7 dan RW 9. Penyerahan tersebut menjadi tindak lanjut program kerja untuk mendorong pelaku usaha tidak hanya memahami konsep pembayaran digital, tetapi juga memiliki sarana untuk mulai menerima transaksi melalui QRIS.

Selain menyediakan sarana pembayaran digital, mahasiswa juga menyusun buku saku Panduan Praktis QRIS sebagai media edukasi sekaligus pegangan bagi pelaku UMKM. Buku tersebut memuat informasi secara ringkas mengenai pengertian dan manfaat QRIS, cara penggunaannya, serta langkah-langkah menerima pembayaran digital dari pelanggan.

Keberadaan buku saku tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM ketika membutuhkan informasi terkait penggunaan QRIS sehingga penerapan sistem pembayaran digital dapat dilakukan secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

Andi Abdul Hadi Roozzaq A menjelaskan bahwa program tersebut merupakan langkah awal untuk memperkenalkan dan memperluas pemanfaatan transaksi digital di lingkungan UMKM Kelurahan Onto.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Unhas berharap semakin banyak pelaku UMKM di Kelurahan Onto yang memiliki pemahaman dan kesiapan dalam mengadopsi sistem pembayaran digital. Penggunaan QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam proses transaksi sekaligus mendukung efisiensi aktivitas usaha.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-T Unhas untuk menghadirkan inovasi sederhana yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Dengan semakin terbukanya akses terhadap sistem pembayaran digital, UMKM di Kelurahan Onto diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan pola transaksi masyarakat dan secara bertahap meningkatkan kesiapan mereka dalam ekosistem ekonomi digital.