Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Unhas Gelar Seminar Program Kerja di Desa Bonto Lojong

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 9 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) yang bertugas di Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, melaksanakan Seminar Program Kerja pada Kamis, 9 Juli 2026, Kegiatan tersebut menjadi tahap awal bagi mahasiswa dalam memperkenalkan sekaligus menyosialisasikan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Bonto Lojong.

Seminar dihadiri oleh Pemerintah Desa Bonto Lojong, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan masyarakat untuk membahas program yang disusun berdasarkan potensi, kebutuhan, dan kondisi lingkungan desa dengan mengusung tema perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing mahasiswa memaparkan program kerja individu yang telah dirancang, yaitu:

  1. Adelia Ramadani A. — Pembentukan Lembaga Bank Sampah sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih terorganisasi di Desa Bonto Lojong.
  2. Vilka Damayan Suso Rombebunga — Pembuatan Kalender Prediksi Risiko Iklim sebagai media informasi mengenai potensi risiko iklim yang dapat menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.
  3. Sri MulyantiReCap (Recycle Cap): Daur Ulang Tutup Botol Bekas Menjadi Gantungan Kunci, yang bertujuan mengurangi sampah plastik sekaligus mengembangkan kreativitas siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan kembali barang bekas.
  4. Kurnia Rahma Sari — Workshop Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik bagi Karang Taruna Desa Bonto Lojong untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
  5. Indriani Saleh — Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik Menjadi Eco Enzyme sebagai upaya memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna.
  6. M. Athallah Zaidan R. — Pembuatan Peta Kemiringan Lereng Desa Bonto Lojong sebagai informasi pendukung untuk mengenali kondisi wilayah dan mengidentifikasi potensi risiko bencana yang dipengaruhi oleh kondisi topografi.
  7. Fatur Rahman — Pembuatan Lubang Biopori sebagai upaya meningkatkan resapan air ke dalam tanah sekaligus memanfaatkan limbah organik menjadi kompos.

Setelah pemaparan program, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan, saran, dan masukan terhadap setiap program yang direncanakan. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai aspek teknis maupun kebutuhan masyarakat yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan.

Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa untuk menyempurnakan rancangan program agar pelaksanaannya dapat lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Bonto Lojong.

Koordinasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan program yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mendorong keberlanjutan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Melalui pelaksanaan Seminar Program Kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Unhas berharap seluruh program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan, pengurangan sampah, pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko perubahan iklim.