Mohon Perhatian
Wartawan dan Crew Media Online BantaengNews.com tidak menerima imbalan apapun dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pewarta serta dalam menjalankan tugas-tugasnya dilindungi oleh Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999

KKN Tematik Unhas Gelar Seminar Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Desa Bonto Tallasa

BANTAENGNEWS.COM – BANTAENG, 9 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pertanian dan Teknologi Tepat Guna Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Bonto Tallasa 1 menggelar Seminar Program Kerja di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran aparat Pemerintah Desa Bonto Tallasa serta tokoh masyarakat. Seminar menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk memaparkan sejumlah program yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Sebanyak tujuh program kerja dipresentasikan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas satu program kerja kelompok dan enam program kerja individu. Program kelompok yang diusung mahasiswa adalah Pembuatan Pengering Hasil Pertanian Sederhana Berbasis Energi Tenaga Surya, yang diarahkan untuk mendukung pengelolaan hasil pertanian dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan.

Adapun enam program kerja individu meliputi penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi tepat guna berbasis QRIS, pembuatan pestisida nabati, pengembangan ECOPOC sebagai pupuk organik cair berbahan limbah rumah tangga, penerapan sistem irigasi tetes sederhana berbasis botol plastik bekas, pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket, serta edukasi pengelolaan sampah organik dan nonorganik bagi siswa sekolah dasar.

Rangkaian program tersebut dirancang untuk menjawab sejumlah kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih produktif. Pendekatan teknologi tepat guna yang diperkenalkan mahasiswa diharapkan dapat diterapkan secara sederhana dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ambo Dodding menyampaikan harapan agar mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan program kerja yang telah dirancang, tetapi juga aktif membangun interaksi dan keterlibatan dengan masyarakat.

“Saya berharap anak KKN berantusias untuk mengikuti kegiatan-kegiatan masyarakat,” ujar Ambo Dodding.

Dukungan aparat desa dan tokoh masyarakat menjadi modal awal bagi mahasiswa dalam melaksanakan berbagai agenda selama masa KKN. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan program yang dijalankan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Melalui program di bidang pertanian, teknologi tepat guna, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, KKN Tematik Pertanian dan Teknologi Tepat Guna Gelombang 116 Unhas di Desa Bonto Tallasa diharapkan mampu mendorong lahirnya solusi sederhana yang relevan dengan kebutuhan lokal sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra masyarakat dalam proses pembangunan desa.